Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bhayangkara Tembus Final AVC Mens Volleyball Champions League 2026

Kompas.com, 17 Mei 2026, 06:51 WIB
Indra Citra Sena,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Jakarta Bhayangkara Presisi (JBP) sukses mengamankan tiket final AVC Men’s Volleyball Champions League 2026.

Kepastian ini didapatkan setelah mengalahkan wakil Korea Selatan, Hyundai Capital Skywalkers (HCS) 3-0, dalam laga semifinal di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (16/5/2026).

Kemenangan tiga set langsung membuat Bhayangkara akan menghadapi klub asal Iran, Foolad Sirjan Iranian, pada partai final yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (17/5/2026).

Dukungan ribuan penonton yang memenuhi arena pertandingan menjadi suntikan semangat bagi skuad Bhayangkara sejak laga dimulai. Atmosfer panas langsung terasa ketika Farhan Halim dkk berusaha menekan permainan lawan.

Baca juga: Tim Garuda Baru Indonesia Juara di SCWC 2026 Usai Kalahkan Argentina di Final

Pada set pertama, JBP tampil menekan melalui pola serangan cepat yang membuat Hyundai kesulitan keluar dari tekanan. Tim tuan rumah akhirnya mengamankan set pembuka dengan skor 25-23.

Perlawanan sengit ditunjukkan HCS pada set kedua. Kedua tim saling mengejar angka dan mempertahankan intensitas permainan tinggi hingga skor sempat imbang 25-25. 

Namun, Bhayangkara tampil lebih tenang di poin-poin kritis dan menutup set dengan kemenangan 27-25.

Keita Tampil Luar Biasa

Drama sempat terjadi pada set ketiga ketika Keita menerima kartu kuning akibat memprotes keputusan wasit terkait dugaan touch ball dari Alfin Daniel. Situasi tersebut membuat Hyundai unggul 6-4 dan sempat menjaga jarak poin.

Baca juga: Rating Kevin Diks Usai Gladbach Vs Hoffenheim 4-0: Cetak Gol Indah

Meski demikian, Bhayangkara perlahan mampu bangkit. Dua ace beruntun dari Keita berhasil memperkecil selisih angka menjadi 15-14 dan membakar semangat pendukung tuan rumah.

Tekanan demi tekanan terus dilancarkan Bhayangkara lewat aksi Keita, Farhan Halim, serta Mozic. Di sisi lain, Simon tampil disiplin menjaga area pertahanan melalui blok-blok efektif yang menyulitkan serangan Hyundai.

Jakarta Bhayangkara Presisi melangkah ke final AVC Mens Volleyball Champions League 2026.PBVSI Jakarta Bhayangkara Presisi melangkah ke final AVC Mens Volleyball Champions League 2026.

Momentum akhirnya berpihak kepada Bhayangkara. Spike keras Keita pada akhir set memastikan kemenangan 25-23 sekaligus menutup pertandingan dengan skor 3-0.

Kapten JBP, Nizar Julfikar, menyebut timnya masih memiliki sejumlah catatan evaluasi meski berhasil mencapai final.

Baca juga: Jadwal PSM Vs Persib, Rekor Buruk Maung di Stadion BJ Habibie

“Kami memang masih ada kendala karena persiapan tim juga cukup singkat, jadi wajar masih ada sedikit struggle di pertandingan. Namun, untuk besok kami fokus saja, menikmati pertandingan dan berjuang sampai selesai,” ujar Nizar.

Modal Hadapi Final AVC

Pelatih Bhayangkara, Reidel Toiran, mengatakan kemenangan ini menjadi modal penting sebelum menghadapi lawan kuat dari Iran.

“Ada yang lebih dan ada yang kurang, tetapi yang penting kami menang dan masuk final. Pasti ada evaluasi, tetapi sekarang fokus recovery dan persiapan untuk menghadapi tim Iran,” kata Reidel.

Sementara itu, pemain JBP, Marko Sedlacek Mozic, menilai keberhasilan timnya tak lepas dari performa solid dalam receive dan blok.

Baca juga: Tenis Pantai Tumbuh seperti Padel di Indonesia, Media Baru Sosialisasi

“Kami bermain sangat baik dalam receive dan blok. Keita tampil luar biasa di serangan. Besok final akan sulit karena tim Iran sangat kuat, tetapi kami ingin menang,” ucap Mozic.

Dari pihak Hyundai Capital Skywalkers, Seung Bin mengakui atmosfer dukungan penonton menjadi salah satu faktor yang menguntungkan Bhayangkara.

“Ada banyak pemain kuat di Bhayangkara dan dukungan penonton Indonesia luar biasa. Atmosfer seperti ini sangat membantu pemain tuan rumah,” imbuhnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Timnas Indonesia
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
Timnas Indonesia
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
Timnas Indonesia
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Timnas Indonesia
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Liga Indonesia
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Internasional
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas Indonesia
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau