Penulis
KOMPAS.com - Legenda balap asal Italia, Valentino Rossi memberikan pandangannya nasib nahas yang membayangi Marc Marquez sepanjang awal musim MotoGP 2026.
Menurut Valentino Rossi, situasi sulit memang sedang dihadapi oleh para penunggang motor pabrikan Ducati, termasuk penderitaan yang dialami oleh Marquez.
Pebalap andalan Ducati Lenovo tersebut baru saja mengalami kecelakaan fatal jenis highside saat berlaga di balapan utama GP Perancis, yang memaksanya naik meja operasi guna memulihkan cedera di bagian bahu dan jari kaki.
Insiden menyakitkan di Perancis itu seolah menjadi puncak dari rentetan hasil minor sang pembalap.
Sebelumnya, jawara dunia asal Spanyol ini sudah dua kali mencatatkan hasil gagal finis setelah mengalami pecah ban di GP Thailand serta insiden terjatuh pada GP Spanyol.
Baca juga: Bagnaia Tak Sepakat dengan Valentino Rossi soal Kurangnya Dukungan Ducati
Kejadian di Jerez tersebut memunculkan asumsi bahwa kondisi lengan Marquez belum pulih sepenuhnya dari imbas kecelakaan di GP Indonesia pada Oktober lalu, mengingat ia terjatuh tepat di sisi kanan yang memiliki riwayat cedera.
Rentetan kemalangan ini turut dikomentari oleh The Doctor saat diwawancarai oleh Sky Sport Italia.
"Para pembalap top Ducati mengalami beberapa masalah," ucap Rossi.
"Mereka mengalami sedikit kesialan, Marquez dengan lengannya dan Pecco (Francesco Bagnaia) yang menunjukkan potensi bagus tetapi sulit memaksimalkannya."
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan dari sang legenda untuk menepis pandangan bahwa motor dari Borgo Panigale mulai tertinggal dari Aprilia.
Sepanjang enam seri pembuka musim ini, pabrikan asal Noale tersebut memang tampil mendominasi dengan mengamankan empat kemenangan, sementara lawannya baru meraih dua kemenangan.
Baca juga: Kata Valentino Rossi Soal Alex Marquez dan Masa Depan Tim VR46
Paceklik kemenangan tim asuhan Rossi selama tiga tahun di kelas premier akhirnya terhenti setelah pembalap Pertamina Enduro VR46, Fabio Di Giannantonio, berhasil merebut podium tertinggi di GP Catalunya.
Pebalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, dibayangi Pedro Acosta (Red Bull KTM) dan pebalap Trackhouse MotoGP Raul Fernandez (belakang) dalam Sprint Race MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 28 Februari 2026. (Foto oleh Lillian SUWANRUMPHA / AFP)Menanggapi persaingan mesin, ia tetap menaruh kepercayaan pada motor tunggangan timnya.
"Saya tidak yakin Aprilia lebih baik dari Ducati, ini motor yang sedikit berbeda, terkadang Aprilia mungkin tampil sedikit lebih baik," jelas Rossi.
Sang pemilik tim juga memuji performa impresif pembalap lawan, khususnya Marco Bezzecchi, yang turut andil besar dalam progres pabrikan rival.
"Saya pikir kedua pembalap (Aprilia) yang juga berada dalam performa sanga hebat, terutama Marco Bezzecchi karena dia sungguh membantu pengembangan tahun lalu," tegas The Doctor.
Baca juga: Hasil FP1 MotoGP Perancis 2026: Adik Rossi No 1, Marc Marquez Ke-9
"Dia merasa motornya sebagai miliknya, dia menjadikan motor itu miliknya, dan tahun ini dia datang dengan perasaan haus kemenangan yang nyata."
"Kemudian Jorge Martin mengikuti jejaknya, dan mereka menjadi pasangan yang sangat kuat," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang