Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pedro Acosta Sentil Asosiasi Pebalap MotoGP Usai Alami Kecelakaan Horor di Catalunya

Kompas.com, 19 Mei 2026, 06:42 WIB
Ahmad Yasin

Penulis

Sumber BolaSport

KOMPAS.com - Pedro Acosta menyoroti situasi keselamatan di MotoGP Catalunya 2026 usai akhir pekan penuh kecelakaan di Circuit de Barcelona-Catalunya.

Pebalap Red Bull KTM Factory Racing itu juga menyinggung peran asosiasi pebalap MotoGP setelah insiden besar pada balapan utama.

Hujan di Montmelo membuat tes resmi MotoGP terakhir untuk motor 1000cc berakhir lebih cepat pada Senin (18/5/2026).

Setelah tes selesai, Acosta berbicara soal kondisi balapan di MotoGP Catalunya 2026.

Acosta Kritik Balapan Tambahan

Acosta menilai keputusan menggelar balapan tambahan setelah beberapa kecelakaan besar terlalu berisiko.

"Saya memiliki pandangan yang sama seperti kemarin. Balapan ketiga tidak perlu. Lap pada balapan kedua sudah cukup, dan mereka bisa memberikan setengah poin," kata Acosta.

Baca juga: Kaki Tersangkut Motor Bagnaia di GP Catalunya, Johann Zarco Ungkap Kondisi Terbaru

"Mengadakan balapan ketiga sama saja dengan menantang takdir. Jika sudah ada dua insiden besar seperti itu, tidak perlu membuat yang ketiga. Saya masih berpikir sama."

Beberapa pebalap seperti Joan Mir dan Enea Bastianini sempat mengusulkan perubahan posisi grid start demi mengurangi kecepatan menuju tikungan pertama. Namun Acosta tidak setuju dengan ide tersebut.

"Solusi macam apa itu. Jika pintu keluar lebih dekat ke tikungan pertama dan Anda mengerem terlalu lambat, hal yang sama terjadi."

Acosta juga menyinggung kecelakaan di MotoGP Catalunya 2026 yang dialami Johann Zarco dan Alex Marquez.

Soroti Komisi Keselamatan

Nasib Alex Marquez usai kecelakaan pada MotoGP Catalunya 2026Dok. El Debate Nasib Alex Marquez usai kecelakaan pada MotoGP Catalunya 2026

Baca juga: Klasemen Rookie Moto3 2026: Veda Ega Pratama Teratas Usai GP Le Mans

pebalap berusia 21 tahun itu ikut membahas masalah lama soal asosiasi pebalap MotoGP. Sebelumnya, Luca Marini mengeluhkan minimnya kehadiran pebalap dalam Komisi Keselamatan.

Acosta merasa pertemuan rutin belum tentu menjadi solusi utama.

"Saya rasa kami tidak perlu pergi ke Komisi Keselamatan setiap minggu untuk mengatakan ada gundukan baru di lintasan."

"Saya rasa apa yang terjadi kemarin tidak dapat dihindari dengan pertemuan Komisi Keselamatan."

Halaman:

Terkini Lainnya
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Timnas Indonesia
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
Timnas Indonesia
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
Timnas Indonesia
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Timnas Indonesia
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Liga Indonesia
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Internasional
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas Indonesia
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau