KOMPAS.com — Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah kembali membuka kesempatan bagi kader Persyarikatan di seluruh Indonesia untuk melanjutkan studi ke Timur Tengah.
Melalui Tim Beasiswa Luar Negeri PP Muhammadiyah, pendaftaran seleksi beasiswa program sarjana (S1) di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, resmi dibuka untuk Angkatan Ke-3 tahun 2026.
Program ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Grand Syaikh Al-Azhar Ahmad At-Tayyib saat mengunjungi kantor PP Muhammadiyah di Jakarta pada Juli 2024 lalu.
Beasiswa ini dikhususkan untuk bidang studi Adaby (Keagamaan) dengan total kuota sebanyak 20 orang kader terpilih hasil seleksi.
Pendaftaran dibuka mulai 6-26 Mei 2026 yang terbagi dalam tiga tahap, yakni seleksi administrasi, seleksi tulis, dan wawancara.
Berikut adalah informasi lengkap mengenai persyaratan, materi seleksi, hingga linimasa pendaftaran:
Calon pelamar wajib memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh Tim Beasiswa Luar Negeri PP Muhammadiyah sebagai berikut:
• Merupakan kader Persyarikatan Muhammadiyah yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM).
• Lulusan SMA/MA/Sederajat yang telah mendapatkan penyetaraan/muadalah.
• Pemegang ijazah tahun lulus 2024, 2025, dan 2026 dengan rata-rata nilai minimal 80 (Baik Sekali).
• Berumur antara 18-25 tahun pada tahun 2026.
• Memiliki kemampuan bahasa Arab yang baik dan hafalan Al-Qur'an minimal 2 juz.
• Mendapatkan surat rekomendasi dari Pimpinan Wilayah (PWM) atau Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) setempat.
• Tidak sedang mengikuti proses seleksi maupun telah dinyatakan lulus program beasiswa dari institusi atau lembaga lain, baik dalam maupun luar negeri.
• Bersedia mengabdi di Pondok Pesantren Muhammadiyah setelah lulus dan tidak sedang mengikuti seleksi beasiswa lain ke Al-Azhar.
Baca juga: Beasiswa IYT untuk Kuliah S2 Gratis ke Italia, Pendaftaran hingga 11 Mei 2026
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya