Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jejak Prestasi Indonesia di Singapore Open, Puasa Gelar 2 Tahun Terakhir

Kompas.com, 25 Mei 2026, 11:21 WIB
Indra Citra Sena,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Singapore Open pada masa lalu bersahabat dengan atlet Indonesia dan banyak menghasilkan gelar juara, tapi dua tahun terakhir justru kemarau prestasi.

Turnamen bulu tangkis level Super 750, Singapore Open 2026, akan berlangsung di Singapore Indoor Stadium mulai Selasa (26/5/2026) hingga Minggu (31/5/2026). 

Indonesia mengirimkan delapan wakil yang tersebar di lima sektor berbeda berdasarkan data resmi yang tertera di situs BWF.

Perinciannya yaitu dua tunggal putra, tunggal putri (1), ganda putra (2), ganda putri (1), dan ganda campuran (2).

Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Singapore Open 2026, Tayang di Mana?

Sejarah mencatat Indonesia berulang kali menorehkan prestasi emas di Singapore Open. Koleksi 62 gelar juara adalah buktinya.

Jumlah tersebut didominasi oleh ganda putra yang sukses menyumbangkan 19 gelar, disusul tunggal putra (18), ganda campuran (12), ganda putri (7), dan tunggal putri (6).

Nama-nama legendaris pernah berjaya di Singapore Open, seperti Rudy Hartono, Ardy Wiranata, Taufik Hidayat, Mia Audina, Hendra Setiawan, dan Liliyana Natsir.

Khusus nama yang disebut terakhir bahkan memegang rekor juara paling banyak di sektor ganda campuran Singapore Open, yakni enam kali.

Baca juga: Kisah dan Makna di Balik Tifo Raksasa Persib Karya Azka Alfi

Liliyana Natsir mengumpulkan enam gelar dengan dua pasangan berbeda. Tiga bersama Nova Widianto (2004, 2006, 2008) dan tiga bareng Tontowi Ahmad (2011, 2013, 2014). 

Memori Manis Anthony Ginting

Secara keseluruhan, Indonesia menempati posisi kedua dalam daftar negara peraih gelar terbanyak Singapore Open.

Tuan rumah Singapura mengoleksi gelar paling banyak (122), sementara China dan Malaysia berada di bawah Indonesia dengan perolehan masing-masing 60 dan 39 kali juara.

Terakhir kalinya wakil Indonesia berdiri di podium tertinggi Singapore Open adalah edisi 2023 ketika Anthony Sinisuka Ginting berjaya.

Baca juga: Rating Emil Audero Usai Skor Cremonese Vs Como 1-4, Dipuji Media Italia

Waktu itu, Anthony Ginting mampu mengalahkan Anders Antonsen dua gim langsung dengan skor 21-16, 21-13 di final.

Anthony Sinisuka Ginting menjuarai Singapore Open 2023 setelah mengalahkan Anders Antonsen (Denmark) dengan skor 21-16, 21-13 di Singapore Indoor Stadium, Minggu (11/6/2023). Dok. PBSI Anthony Sinisuka Ginting menjuarai Singapore Open 2023 setelah mengalahkan Anders Antonsen (Denmark) dengan skor 21-16, 21-13 di Singapore Indoor Stadium, Minggu (11/6/2023).

Tahun sebelumnya, Ginting juga menjuarai Singapore Open 2022 usai mengungguli Kodai Naraoka di final (23-21, 21-17).

Raihan dua gelar beruntun Ginting di sektor tunggal putra Singapore Open menyamai rekor serupa milik legenda Indonesia, Iie Sumirat (1972, 1973).

Halaman:

Terkini Lainnya
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Timnas Indonesia
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
Timnas Indonesia
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
Timnas Indonesia
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Timnas Indonesia
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Liga Indonesia
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Internasional
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas Indonesia
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau