Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Awas Pungli, Retribusi Masuk Kawasan Wisata Cibodas Masih Gratis

Kompas.com, 3 November 2025, 08:08 WIB
Anggara Wikan Prasetya

Penulis

Sumber Antara

KOMPAS.com — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memastikan bahwa biaya retribusi masuk kawasan wisata Cibodas masih digratiskan.

Kebijakan ini berlaku sambil menunggu jawaban dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Kebun Raya Cibodas terkait rencana penerapan sistem satu tiket masuk bagi wisatawan.

Sekretaris Disbudpar Kabupaten Cianjur, Nenden Nurjanah, menjelaskan bahwa keputusan untuk menggratiskan retribusi tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat sekitar kawasan wisata.

Baca juga: Kunjungan ke Kebun Raya Cibodas Turun 30 Persen akibat Bayar Karcis Berkali-kali

“Kebijakan gratis ini merupakan hasil kesepakatan bersama berbagai pihak termasuk tokoh masyarakat sekitar kawasan wisata, sehingga pengawasan dilakukan bersama agar tidak ada pungutan liar,” ujarnya, Jumat (1/11).

Menunggu kesepakatan dengan BRIN

Menurut Nenden, ke depan Pemerintah Kabupaten Cianjur berencana menjalin kembali kerja sama dengan BRIN Kebun Raya Cibodas untuk mengelola pungutan retribusi secara satu pintu.

Dengan sistem tersebut, wisatawan hanya akan membayar satu kali tiket masuk untuk menikmati seluruh destinasi di kawasan wisata Cibodas.

“Kami sudah bersurat dan tinggal menunggu keputusannya dari BRIN. Selama belum ada keputusan, tidak ada biaya masuk atau retribusi apa pun ke kawasan Cibodas,” tambahnya.

Kunjungan wisata meningkat

Sejak penerapan kebijakan gratis ini, Disbudpar mencatat adanya peningkatan kunjungan wisatawan ke kawasan Cibodas, terutama pada akhir pekan dan hari libur. Meski belum ada data rinci, laporan lapangan menunjukkan tren positif.

Untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban, petugas dari Disbudpar bersama masyarakat sekitar serta pelaku usaha melakukan pengawasan rutin di lapangan guna mencegah terjadinya pungutan liar (pungli).

Baca juga: Momen Langka, Bunga Bangkai Raksasa di Kebun Raya Cibodas Mekar Saat Lebaran

“Sanksi tegas akan dijatuhkan jika ada oknum yang melakukan pungutan liar. Wisatawan juga kami imbau untuk segera melapor bila menemui hal tersebut,” tegas Nenden.

Dikeluhkan saat masih dikenakan retribusi ganda

Sebelumnya, kebijakan retribusi masuk di pintu gerbang kawasan Cibodas sempat menuai keluhan dari masyarakat dan wisatawan.

Mereka harus membayar tiket tambahan ketika masuk ke area Kebun Raya Cibodas, Taman Komodo, atau pendakian Gunung Gede-Pangrango.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Travel News
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Travel News
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Travel News
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Travel News
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Travel News
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Hotel Story
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Travel News
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Travel News
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Travel News
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Travel News
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Travel News
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Travel News
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Travel News
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Travel News
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau