Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Di Rumah Aja Nonton Kabuki, Seni Teater Tradisional Jepang

Kompas.com, 11 April 2020, 17:14 WIB
Syifa Nuri Khairunnisa,
Yuharrani Aisyah

Tim Redaksi


KOMPAS.com – Jepang punya sejarah panjang soal seni budaya, teater tradisionalnya jadi salah satu yang paling menarik.

Dilansir dari Sora News 24, ada sandiwara Noh yang biasanya diasosiasikan dan dipraktikkan oleh kalangan kelas atas dalam masyarakat Jepang.

Baca juga: Alasan Orang Jepang Sering Pakai Masker, Salah Satunya Hindari Serbuk Bunga

Kamu mungkin mengenali Noh lewat topeng-topeng mencolok yang digunakan.

Lalu ada juga bunraku atau sandiwara boneka, dimainkan oleh para dalang yang ahli memainkan boneka-bonekar besar.

Sementara itu, sandiwara kabuki dikenal di dunia dengan make-up intens mereka dan kostum yang dramatis. Juga adanya unsur musik dan tarian yang intens dalam penampilan mereka.

Jika dibandingkan dengan produksi di dunia bagian Barat, tidak banyak hal yang bisa ditemukan di teater Jepang. Kebanyakan penampilan diadakan di tempat yang besar.

Konpira Grand Theatre (Kanamaruza) tempat Kabuki ditampilkangnohz / Shutterstock.com Konpira Grand Theatre (Kanamaruza) tempat Kabuki ditampilkan

Maka kamu harus berada di tempat yang benar, waktu yang tepat, dengan jumlah uang yang juga sesuai di dalam dompetmu untuk bisa menonton penampilan favoritmu.

Bahkan beberapa penampilan sangat terbatas dengan hanya satu kali tampil.

Namun, akibat dari pandemi corona ( Covid-19 ) tak ada pertunjukan, termasuk kabuki. Walaupun begitu, kamu tetap bisa menyaksikan kabuki melalui pertunjukkan online.

Baca juga: Tunda Liburan ke Jepang, Ada Pembatasan Visa Kunjungan Termasuk untuk WNI

Japan’s National Theatre muncul setelah pembatalan pertunjukan Yoshitsune Senbon Zakura (Yoshitsune dan Ribuan Pohon Ceri). Awalnya pertunjukkan ini dijadwalkan dibuka untuk pengunjung di Tokyo pada 3 Maret 2020 lalu.

Namun akhirnya, pertunjukan ini tetap akan disiarkan pada penonton dan diunggah secara online lewat channel YouTube teater tersebut.

Pertunjukan ini dipisah menjadi tiga video, dan sudah bisa ditonton sekarang secara gratis hingga 30 April 2020 pukul 15.00 waktu Jepang.

Yoshitsune Senbon Zakura terdiri dari lima babak dan biasanya harus ditampilkan selama dua hari.

Maka dari itu pertunjukan yang ditampilkan sekarang ini hanya akan mengambil adegan kunci dalam cerita tersebut dan menampilkannya dalam panggung-panggung berbeda.

Penampilan Kabuki tradisional Jepang di Las VegasKobby Dagan / Shutterstock.com Penampilan Kabuki tradisional Jepang di Las Vegas

Pertunjukan A menampilkan bagian “Torii Mae”, “Tokaiya” dan “Daimotsu-Ura” dari pertunjukkan.

Halaman:


Terkini Lainnya
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Travel News
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Travel News
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Travel News
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Travel News
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Travel News
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Hotel Story
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Travel News
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Travel News
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Travel News
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Travel News
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Travel News
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Travel News
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Travel News
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Travel News
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau