Call of Duty Modern Warfare 4 Resmi, Angkat Invasi Korut ke Korea Selatan

Kompas.com, 29 Mei 2026, 13:08 WIB
Bill Clinten,
Reza Wahyudi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Perusahaan game asal Amerika Serikat (AS), Activision, resmi mengumumkan game terbaru dari franchise Call of Duty berjudul Call of Duty Modern Warfare 4.

Berbeda dengan seri Call of Duty (CoD) sebelumnya, game ini akan menghadirkan tema Perang Korea yang bisa dibilang menjadi yang pertama dalam sejarah franchise tersebut.

Korea sendiri sebelumnya sempat hadir melalui berbagai dialog cerita maupun peta peperangan di sejumlah game CoD.

Namun, Activision belum pernah menjadikan konflik di Semenanjung Korea sebagai latar utama cerita game mereka.

Selama lebih dari dua dekade, franchise game ini lebih sering mengangkat tema Perang Dunia, konflik Timur Tengah, Perang Dingin, hingga peperangan futuristis.

Nah, tema utama yang diangkat dalam Call of Duty Modern Warfare 4 adalah invasi besar-besaran Korea Utara ke Korea Selatan yang memicu konflik global.

Ilustrasi karakter Private Park di Call of Duty Modern Warfare 4.Activision Ilustrasi karakter Private Park di Call of Duty Modern Warfare 4.

Dalam game ini, gamer akan mengikuti kisah seorang tentara muda Korea Selatan bernama "Private Park" yang harus bertahan hidup di tengah peperangan yang menghancurkan kota-kota di Semenanjung Korea.

Di sepanjang game, pemain akan disuguhi dengan suasana, cerita, budaya, hingga sejarah militer khas Korea. Ini termasuk gameplay Perang Parit (Trench Warfare) khas Korea.

Pendekatan ini sejalan dengan gaya seri Modern Warfare yang biasanya mengadaptasi taktik dan atmosfer militer dari wilayah konflik yang menjadi latarnya.

Selain peperangan di Korea, mode cerita utama (campaign) juga akan membawa pemain ke berbagai lokasi lain seperti New York, Paris, dan Mumbai.

Meski berkeliling beberapa kota di negara berbeda, konflik di Semenanjung Korea tetap akan menjadi pemicu utama perang global dalam game tersebut.

Baca juga: Game Rainbow Six Mobile Rilis di Indonesia, Pesaing Call of Duty Mobile

Captain Price kembali hadir

Ilustrasi peperangan di game Call of Duty Modern Warfare 4.Activision Ilustrasi peperangan di game Call of Duty Modern Warfare 4.

Yang menarik, tokoh ikonik seri CoD, Captain Price, juga dipastikan kembali hadir di game ini, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari situs CallofDuty.

Namun, kali ini Price digambarkan sebagai sosok operator “di luar sistem” yang menjalankan misi balas dendam secara rahasia, bukan menjadi karakter yang disorot di cerita utama.

Beralih ke mode gameplay, Call of Duty Modern Warfare 4 juga akan hadir dengan beberapa mode khusus.

Di antaranya seperti Multiplayer, Extraction Shooter DMZ yang kembali hadir dengan skala lebih besar, Kill Block dengan variasi baru, Gunsmith, Prestige, hingga mode battle royale Warzone.

Game Call of Duty Modern Warfare 4 dijadwalkan meluncur pada 23 Oktober 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X/S, PC, dan Nintendo Switch 2.

Pengguna di Indonesia sudah bisa memesan game terbaru ini di berbagai platform distribusi digital resmi Call of Duty dengan harga mulai Rp 999.000 untuk edisi standar (base game).

Baca juga: Gedung Putih Dikecam usai Pakai Killstreak Call of Duty di Video Serangan Iran

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau