Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BERITA FOTO: Puing-puing Helikopter PK-CFX di Sekadau, Mesin Akhirnya Dievakuasi

Kompas.com, 21 April 2026, 07:29 WIB
Yefta Christopherus Asia Sanjaya

Penulis

h (Dok Polres Sekadau)
h (Dok Polres Sekadau)
h (Dok Polres Sekadau)
h (Dok Polres Sekadau)
h (Dok Polres Sekadau)
0/0
h (Dok Polres Sekadau)
h (Dok Polres Sekadau)
h (Dok Polres Sekadau)
h (Dok Polres Sekadau)
h (Dok Polres Sekadau)

SEKADAU, KOMPAS.com - Investigasi dan olah TKP kecelakaan helikopter Airbus Helicopter H-130 (tipe H-130T2) PK-CFX di Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, berlangsung selama tiga hari mulai 18 hingga 20 April 2026.

Hari pertama, Sabtu (18/4/2026), tim gabungan memulai olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan memeriksa posisi helikopter, mengidentifikasi kondisi akhir pesawat, serta menelusuri sebaran puing di sekitar lokasi.

Dokumen penerbangan dan barang pribadi milik korban juga diamankan dari lokasi jatuhnya helikopter.

Baca juga: Helikopter PK-CFX Hilang Kontak Saat Terbang dari Melawi ke Kubu Raya, Ini Koordinat Terakhirnya

Tim gabungan memgumpulkan data dan barang bukti dari puing-puing helikopter PK-CFX yang jatuh di Sekadau, Kalimantan Barat pada Kamis (16/4/2026).Dok Polres Sekadau Tim gabungan memgumpulkan data dan barang bukti dari puing-puing helikopter PK-CFX yang jatuh di Sekadau, Kalimantan Barat pada Kamis (16/4/2026).

Di sisi lain, tim gabungan yang terdiri dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Basarnas, TNI, kru PT. Matthew Air, serta dukungan masyarakat setempat juga mengidentifikasi kondisi akhir dan sebaran puing helikopter.

Memasuki hari kedua, Minggu (19/4/2026), investigasi dilanjutkan dengan pengumpulan data yang lebih mendalam. 

Tim melakukan dokumentasi rinci serta mengamankan sejumlah komponen penting helikopter untuk dianalisis lebih lanjut.

Instrumen yang dikumpulkan antara lain perangkat kokpit seperti altimeter, airspeed indicator, indikator mesin, kamera kokpit, hingga sistem DECU (Digital Engine Control Unit) dan FADEC (Full Authority Digital Engine Control).

Baca juga: Kronologi Helikopter PK-CFX Hilang Kontak: Sinyal Terakhir di Sekadau, Angkut 6 Penumpang

Potret bangkai helikopter PK-CFX yang jatuh di Sekadau, Kalimantan Barat pada Kamis (16/4/2026).Dok Polres Sekadau Potret bangkai helikopter PK-CFX yang jatuh di Sekadau, Kalimantan Barat pada Kamis (16/4/2026).

“Beberapa barang yang berhasil diamankan pada tahap awal antara lain dokumen penerbangan dan barang-barang pribadi milik korban berupa tas serta perlengkapan lainnya,” kata Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (20/4/2026).

Pada hari ketiga, Senin, fokus kegiatan beralih pada evakuasi mesin helikopter dari titik jatuh. Proses ini menjadi bagian penting dalam tahapan lanjutan investigasi.

“Pada hari terakhir, tim gabungan melaksanakan evakuasi komponen utama helikopter berupa mesin dari titik jatuh sebagai bagian dari tahapan lanjutan investigasi kecelakaan udara,” ujar Triyono.

Baca juga: Daftar Nama Pilot dan Penumpang Helikopter PK-CFX yang Hilang Kontak di Sekadau, Jumlah 8 Orang

Potret bangkai helikopter PK-CFX yang jatuh di Sekadau, Kalimantan Barat pada Kamis (16/4/2026).Dok Polres Sekadau Potret bangkai helikopter PK-CFX yang jatuh di Sekadau, Kalimantan Barat pada Kamis (16/4/2026).

Evakuasi dilakukan secara manual dengan melibatkan personel gabungan dan warga setempat. 

Sekitar 15 warga Dusun Gandis turut membantu mengangkat mesin melalui jalur dengan kondisi medan yang sulit.

“Medan yang dilalui berupa tanjakan, turunan, dan akses yang terbatas, sehingga membutuhkan kerja sama seluruh tim serta partisipasi dari masyarakat sekitar,” jelasnya.

Setelah berhasil dikeluarkan dari lokasi, mesin helikopter kemudian dibawa menggunakan kendaraan roda empat menuju kantor Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk pemeriksaan teknis lanjutan.

“Kami mengapresiasi kepedulian dan partisipasi masyarakat setempat yang turut membantu proses evakuasi. Dukungan warga sangat membantu tim gabungan, terutama dalam proses pengangkatan mesin dari lokasi yang cukup sulit dijangkau,” pungkas Triyono.

Baca juga: Akhir Pencarian Helikopter PK-CFX: 8 Jenazah Ditemukan, Langsung Dibawa ke Pontianak

Potret bangkai helikopter PK-CFX yang jatuh di Sekadau, Kalimantan Barat pada Kamis (16/4/2026).Dok Polres Sekadau Potret bangkai helikopter PK-CFX yang jatuh di Sekadau, Kalimantan Barat pada Kamis (16/4/2026).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
BERITA FOTO: Puing-puing Helikopter PK-CFX di Sekadau, Mesin Akhirnya Dievakuasi
Akses penuh arsip ini tersedia di aplikasi KOMPAS.com atau dengan Membership KOMPAS.com Plus.
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh KOMPAS.com App untuk berita terkini, akurat, dan terpercaya setiap saat