Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER OTOMOTIF] BBM Fortuner Mahal, Jaecoo J5 EV vs Geely EX2

Kompas.com, 8 Mei 2026, 06:09 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak pembaca ingin tahu tentang Fortuner yang jarang dipakai harian karena harga BBM naik. Begitu pula dengan artikel mengenai harga asli Pertalite lebih mahal dari Pertamax.

Selain itu, banyak juga yang penasaran dengan komparasi Jaecoo J5 EV vs Geely EX2. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini kumpulan artikel otomotif terpopuler pada Kamis (7/5/2026):

1. BBM Tembus Rp 15 Juta per Bulan, Pemilik Fortuner Jarang Pakai Harian

Puluhan kendaraan antre Solar di SPBU Jalan Trunojoyo Pamekasan, Jumat (31/10/2025)KOMPAS.COM/Fathor Rahman Puluhan kendaraan antre Solar di SPBU Jalan Trunojoyo Pamekasan, Jumat (31/10/2025)

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar nonsubsidi mulai mengubah kebiasaan para pengguna mobil diesel di Tanah Air. Tak sedikit yang kini lebih selektif menggunakan kendaraannya, bahkan beralih ke opsi lain yang dianggap lebih hemat.

Baca juga: BBM Tembus Rp 15 Juta per Bulan, Pemilik Fortuner Jarang Pakai Harian

2. Viral Pengumuman SPBU Tak Jual Pertalite, Ini Penjelasan Pertamina

Tangkapan layar. Pertamina Buka Suara soal SPBU di Antasari Tak Lagi Jual Pertalite per 1 Mei 2026.Instagram Tangkapan layar. Pertamina Buka Suara soal SPBU di Antasari Tak Lagi Jual Pertalite per 1 Mei 2026.

Viral di media sosial sebuah foto yang memperlihatkan salah satu SPBU Pertamina di kawasan Jakarta Selatan sudah tidak lagi menjual BBM subsidi jenis Pertalite. Dalam foto yang beredar, tampak papan pengumuman besar bertuliskan bahwa mulai 1 Mei 2026 SPBU tersebut tidak lagi melayani penjualan Pertalite. SPBU yang dimaksud diduga berada di kawasan Antasari, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Baca juga: Viral Pengumuman SPBU Tak Jual Pertalite, Ini Penjelasan Pertamina

3. Heboh Harga Asli Pertalite Lebih Mahal dari Pertamax

Struk pembelian PertaliteDok. Instagram @cobisnis Struk pembelian Pertalite

Beredar video di media sosial yang memperlihatkan struk pembelian BBM Pertamina jenis Pertalite. Konsumen tersebut mempertanyakan soal harga asli Pertalite. Pada video yang diunggah ulang oleh akun Instagram @cobisnis, terlihat struk pembelian berasal dari SPBU Tol Jakarta-Merak. Pada lembar struk tertulis harga Pertalite non-subsidi sebesar Rp 16.088.

Baca juga: Heboh Harga Asli Pertalite Lebih Mahal dari Pertamax

4. Diskon Motor Listrik Honda Mei 2026, Tembus Rp 20 Jutaan

Jajaran motor listrik HondaKOMPAS.com/DIO DANANJAYA Jajaran motor listrik Honda

Program diskon motor listrik dari Honda masih berlanjut hingga Mei 2026, dengan penawaran yang terbilang agresif di tengah pasar yang semakin kompetitif. Dua model andalan, yakni Honda Icon e: dan Honda CUV e:, mendapat potongan harga besar yang membuatnya semakin menarik untuk dimiliki.

Baca juga: Diskon Motor Listrik Honda Mei 2026, Tembus Rp 20 Jutaan

5. Duel Jaecoo J5 EV vs Geely EX2: Pilihan Mobil Listrik Rp 200 Jutaan

Jaecoo J5 EV dan Geely EX2 bersaing di segmen Rp 200 jutaan. Beda performa, fitur, dan karakter, mana paling sesuai kebutuhan?ilhamkarim/kompas.com Jaecoo J5 EV dan Geely EX2 bersaing di segmen Rp 200 jutaan. Beda performa, fitur, dan karakter, mana paling sesuai kebutuhan?

Pasar mobil listrik di Indonesia semakin ramai dengan kehadiran model-model dari China yang menawarkan harga kompetitif tetapi spesifikasi menggoda. Apalagi, mobil listrik saat ini masih mendapat berbagai insentif seperti pajak 0 persen serta bebas aturan ganjil genap khususnya di Jakarta.

Baca juga: Duel Jaecoo J5 EV vs Geely EX2: Pilihan Mobil Listrik Rp 200 Jutaan

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau