Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Suzuki Pamer Konsep Baru Angkot New Carry

Kompas.com, 8 April 2026, 14:41 WIB
Aprida Mega Nanda,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Suzuki Indomobil Sales turut menghadirkan konsep kendaraan niaga terbaru dalam ajang Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026. Salah satu yang menarik perhatian adalah New Carry Angkot Concept yang dirancang sebagai solusi transportasi publik masa depan.

Deputy to 4W Sales & Marketing Director SIS, Dony Ismi Saputra, menjelaskan bahwa model tersebut masih berada dalam tahap konsep dan ditujukan untuk menjaring masukan dari masyarakat.

"Sebetulnya ini masih dalam tahap konsep. Jadi kami menawarkan konsep angkot atau kendaraan komersial, kendaraan penumpang maupun kendaraan transportasi baru dengan model baru," ucap Dony, di JIExpo Kemayoran, Rabu (8/4/2026).

Baca juga: Suzuki Tampilkan Enam Kendaraan Niaga di GIICOMVEC 2026

"Kami mendapatkan input atau masukan berkaitan dengan desain dan fungsionalitas yang ada. Saat ini kami display bagaimana dari respon para pengguna, khususnya untuk kendaraan yang akan digunakan sebagai transportasi publik," lanjutnya.

Suzuki New Carry Angkot Concept kompas.com/nanda Suzuki New Carry Angkot Concept

Secara desain, konsep ini mengusung pendekatan modular. Artinya, satu platform kendaraan dapat dikembangkan menjadi berbagai bentuk sesuai kebutuhan.

"Sebetulnya ini bentuknya adalah modular, tidak hanya bisa menjadi angkot, tapi juga bisa menjadi model lain seperti box dan lain sebagainya," kata Dony.

Dony juga turut mengungkapkan alasan pihaknya memamerkan mobil konsep tersebut. Salah satunya adalah waktu pengerjaan yang diharapkan bisa lebih cepat.

"Kedua, secara durabilitas menjadi lebih baik, kemudian yang ketiga adalah efisiensi bahan bakar ini kita bisa tekan karena penggunaan material yang lebih ringan," kata Dony.

Suzuki New Carry Angkot Concept kompas.com/nanda Suzuki New Carry Angkot Concept

Selain itu, konsep kendaraan ini juga dirancang fleksibel agar mudah disesuaikan dengan kebutuhan konsumen di berbagai sektor.

"Terakhir, karena ini Tailormade, kami bisa beradaptasi dengan kebutuhan konsumen secara cepat baik itu untuk kendaraan angkot, maupun untuk kendaraan komersial ataupun dalam bentuk yang lain," ucap Dony.

Baca juga: Geely Tantang BYD Isi Daya Baterai Mobil Listrik Tercepat Di Dunia

Melalui konsep ini, Suzuki ingin menunjukkan potensi pengembangan kendaraan niaga yang tidak hanya fokus pada fungsi angkutan umum, tetapi juga dapat menjawab kebutuhan mobilitas lain dengan pendekatan yang lebih adaptif.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau