Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penyakit Interior Mobil Eropa, Plafon Turun hingga Dashboard Retak

Kompas.com, 7 April 2026, 17:21 WIB
Gilang Satria,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil asal Eropa dikenal memiliki kualitas material yang baik serta kenyamanan yang tinggi.

Namun jaminan itu bukan berarti tanpa masalah. Seiring pemakaian, ada beberapa bagian interior yang kerap mengalami penurunan kualitas, terutama pada plafon dan dashboard.

Baca juga: Segini Biaya Perbaikan Door Trim yang Rusak

Masalah plafon turun menjadi salah satu keluhan yang paling sering ditemui pada mobil Eropa. Selain itu, bagian dashboard juga rentan mengalami retak atau terkelupas, terutama pada unit yang sudah berumur.

Bengkel interior mobil, Trim Car Service InteriorKOMPAS.com/Gilang Bengkel interior mobil, Trim Car Service Interior

Yanto alias Anto Trim dari bengkel spesialis interior mobil, Trim Car Service Interior di H Nawi, Jakarta Selatan, mengatakan bahwa dua bagian tersebut memang menjadi titik lemah yang umum ditemukan.

"Biasanya itu yang bermasalah interior mobil Eropa ada di plafon yang paling sering, sama di bagian dasbor," kata Anto kepada Kompas.com, di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

"Untuk mobil-mobil Eropa, kalau plafon dia turun, kalau di bagian dashboard itu pada terkelupas," katanya.

Baca juga: Alasan Kenapa Paku yang Menancap di Ban Tubeless Sebaiknya Tak Dicabut

Menurut Anto Trim, kondisi ini umumnya terjadi bukan semata karena kualitas material yang buruk, melainkan faktor usia dan kondisi terutama terkait kebersihan dan kelembapan kabin.

Bengkel interior mobil, Trim Car Service InteriorKOMPAS.com/Gilang Bengkel interior mobil, Trim Car Service Interior

Baca juga: Dasbor Mobil Retak, Ini Cara dan Biaya Perbaikannya

"Justru bagus daripada di mobil Jepang. Sebab biasanya pada usia 5 tahun dia akan turun karena kotor. Ketika dia sudah kotor, lembab, turun. Beda dengan mobil Jepang. Mobil Jepang kalau (plafon) sudah kotor, ganti saja," katanya.

Meski terlihat sepele, plafon yang turun sebenarnya masih bisa diperbaiki tanpa harus mengganti seluruh komponen. Proses perbaikannya cukup cepat asal ditangani oleh tenaga ahli.

"Kalau plafonnya sudah kotor dan turun, nanti akan copot dan akan disuci ulang, baru dipres ulang, nanti seperti baru lagi," kata Anto.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau