Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IHSG Hari Ini Diproyeksi "Sideways', Saham Energi Jadi Motor, Cermati PGAS, ELSA, ADRO

Kompas.com, 14 April 2026, 07:01 WIB
Suparjo Ramalan ,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih volatil dengan kecenderungan sideways di kisaran 7.450–7.550 pada perdagangan Selasa (14/4/2026), dengan sektor energi menjadi motor utama yang bisa dicermati investor.

IHSG sebelumnya ditutup menguat 0,56 persen ke level 7.500,187 pada perdagangan Senin. Analis pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menilai arah indeks dalam jangka pendek masih terbatas, dipengaruhi harga minyak global yang tinggi serta konflik geopolitik di Timur Tengah yang belum mereda.

“Arah pergerakan IHSG dalam jangka pendek diperkirakan masih akan bergerak volatil dengan kecenderungan sideways di kisaran 7.450 hingga 7.550. Selama harga minyak tetap tinggi dan konflik geopolitik belum mereda, sektor energi berpotensi tetap menjadi leading sector yang menopang pergerakan indeks,” ujar Hendra.

Dalam kondisi ini, investor ritel disarankan memanfaatkan momentum pada saham berbasis energi, dengan tetap mengedepankan disiplin manajemen risiko.

Baca juga: IHSG Tertekan ke Bawah 7.000, Asing Jual Bank Besar tapi Borong Saham Energi

Sejumlah saham energi yang bisa dicermati antara lain PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) dengan strategi speculative buy di kisaran Rp 1.900–Rp 1.930, target Rp 1.990, dan support di Rp 1.850. Prospeknya ditopang potensi peningkatan kinerja seiring kenaikan harga energi.

PT Elnusa Tbk (ELSA) juga dinilai atraktif sebagai saham jasa energi, dengan area entry di Rp 760–Rp 780, target Rp 805, dan support di Rp 740. Saham ini cenderung bergerak agresif saat sektor energi menguat.

Dari sektor lain, PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) dapat dipertimbangkan dengan strategi buy di kisaran Rp 920–Rp 950, target Rp 985, dan support di Rp 900, cocok bagi investor yang mengincar pergerakan lebih stabil.

Sementara itu, PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) menjadi opsi dengan profil risiko lebih tinggi, dengan entry di Rp 220–Rp 230, target Rp 246, dan support di Rp 210, sehingga membutuhkan kedisiplinan tinggi dalam pengelolaan risiko.

Baca juga: Asing Borong Saham Energi dan Tambang, AADI hingga PTBA Pimpin Net Buy

VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi, juga merekomendasikan strategi trading buy pada sejumlah saham, seperti PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dengan support di Rp 2.390 dan resistance di Rp 2.600.

Selain itu, PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) direkomendasikan dengan support di Rp 126 dan resistance di Rp 156, serta PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCIL) dengan support di Rp 855 dan resistance di Rp 1.085.

Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau