Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Google Dinyatakan Monopoli Iklan Digital, Terancam Dipaksa Jual Bisnisnya

Kompas.com, 18 April 2025, 08:41 WIB
Teuku Muhammad Valdy Arief

Editor

KOMPAS.com-Google dinyatakan secara ilegal mendominasi dua pasar teknologi periklanan digital oleh seorang hakim federal di Amerika Serikat, Kamis (17/4/2025).

Keputusan ini menjadi pukulan besar bagi raksasa teknologi itu dan membuka jalan bagi Departemen Kehakiman AS untuk mendesak pemisahan produk iklan milik Google.

Dilansir Reuters, Hakim Distrik Leonie Brinkema di Alexandria, Virginia, menyatakan Google—melalui induk usahanya, Alphabet Inc.—telah “sengaja memperoleh dan mempertahankan kekuatan monopoli” dalam dua sektor, yaitu pasar server iklan untuk penerbit dan bursa iklan yang mempertemukan pembeli dan penjual iklan.

Baca juga: Google PHK Ratusan Karyawan di Divisi Android dan Pixel, Bakal Fokus ke AI dan Data Center

Putusan ini akan dilanjutkan ke sidang lanjutan untuk menentukan langkah pemulihan pasar, termasuk kemungkinan menjual sebagian bisnis Google. Hingga kini belum ada jadwal resmi sidang tersebut.

Ini menjadi putusan kedua yang menyatakan Google memiliki monopoli ilegal. Sebelumnya, pengadilan juga menyatakan Google mendominasi pencarian daring secara tidak sah.

Server iklan untuk penerbit merupakan sistem yang digunakan situs web untuk mengelola dan menjual ruang iklan digital.

Bersama bursa iklan, teknologi ini menjadi tulang punggung pendapatan bagi media dan penyedia konten daring.

Dalam dokumennya, Brinkema menyebut sistem tersebut sebagai "urat nadi internet."

"Selain menghilangkan kemampuan pesaing untuk bersaing, tindakan pengecualian ini secara substansial merugikan pelanggan penerbit Google, proses persaingan, dan, pada akhirnya, konsumen informasi di web terbuka," tulis Brinkema.

Baca juga: Google dan Apple Dituding Langgar Aturan Pasar Digital Uni Eropa

Namun, hakim menolak tuduhan Google juga memonopoli jaringan iklan bagi pengiklan.

Jaksa Agung AS, Pamela Bondi, menyambut putusan ini.

“Ini adalah kemenangan penting dalam perjuangan yang sedang berlangsung untuk menghentikan Google memonopoli ruang publik digital,” ujarnya.

“Departemen Kehakiman akan terus mengambil tindakan hukum berani untuk melindungi rakyat Amerika dari pelanggaran kebebasan berbicara dan pasar bebas oleh perusahaan teknologi,” sambungnya.

Halaman:


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau