Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Final UCL PSG Vs Arsenal: Arteta Diminta Tak Mainkan Timber dan Lewis-Skelly

Kompas.com, 29 Mei 2026, 20:25 WIB
Ahmad Yasin

Penulis

Sumber Superball

KOMPAS.com - Legenda Arsenal, Emmanuel Eboue, meminta pelatih Mikel Arteta membuat keputusan penting jelang final Liga Champions 2025-2026 melawan Paris Saint-Germain (PSG).

Pertandingan final UCL PSG vs Arsenal akan berlangsung di Puskas Arena pada Sabtu (30/5/2026) pukul 23.00 WIB.

Arsenal datang dengan ambisi meraih gelar Liga Champions pertama mereka setelah sebelumnya sukses menjuarai Liga Inggris musim ini.

Namun, Arteta masih menghadapi beberapa persoalan dalam menentukan susunan pemain inti.

Salah satu perhatian utama ada di posisi bek kanan setelah Jurrien Timber belum tampil sejak kemenangan atas Everton pada Maret lalu.

Cedera pangkal paha membuat Timber absen cukup lama. Meski mulai mendekati pulih, Eboue meminta Arteta tidak mengambil risiko memainkan sang pemain sejak menit awal.

“Timber pasti ingin bermain,” kata Eboue.

“Sebagai pemain, impian Anda adalah bermain di final Liga Champions. Saya rasa, dia pasti ingin 100 persen menjadi starter.”

Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Final Liga Champions PSG Vs Arsenal, Tayang Kapan?

Eboue Pilih Mosquera untuk Posisi Bek Kanan

Menurut Eboue, Arsenal membutuhkan pemain bertahan dengan kondisi fisik siap menghadapi serangan cepat PSG.

Tim asal Perancis itu memiliki trio lini depan berbahaya lewat Ousmane Dembele, Desire Doue, dan Khvicha Kvaratskhelia.

“Tim PSG sangat kuat dan sangat cepat, jadi saya pikir lebih baik bagi Arteta untuk membiarkannya duduk di bangku cadangan,” ujar Eboue.

Sebagai gantinya, ia meminta Arteta memainkan Cristhian Mosquera sejak awal pertandingan.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, saat memantau timnya pada laga final Piala Liga Inggris kontra Manchester City di Stadion Wembley, London, pada 22 Maret 2026.AFP/GLYN KIRK Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, saat memantau timnya pada laga final Piala Liga Inggris kontra Manchester City di Stadion Wembley, London, pada 22 Maret 2026.

“Bagi saya, Mosquera adalah pilihan terbaik.”

“Saya telah melihat pertandingannya dan dia bermain sangat baik, dia sangat kuat dan sangat sulit untuk dilewati,” terang Eboue.

Eboue menilai Mosquera memang kalah dalam aspek teknik dibanding Timber, tetapi dianggap lebih cocok untuk duel bertahan menghadapi PSG.

Baca juga: PSG vs Arsenal: Khvicha Kvaratskhelia Siap Lanjutkan Tren Positif

Halaman:


Terkini Lainnya
Daftar Skuad Kroasia di Piala Dunia 2026, Tarian Terakhir Luka Modric
Daftar Skuad Kroasia di Piala Dunia 2026, Tarian Terakhir Luka Modric
Internasional
Haaland Cuma Nonton, Norwegia Libas Swedia 3-1 Jelang Piala Dunia 2026
Haaland Cuma Nonton, Norwegia Libas Swedia 3-1 Jelang Piala Dunia 2026
Internasional
Mees Hilgers Gabung TC Timnas Indonesia, John Herdman Punya Rencana Khusus
Mees Hilgers Gabung TC Timnas Indonesia, John Herdman Punya Rencana Khusus
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Timnas Indonesia
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
Timnas Indonesia
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
Timnas Indonesia
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Timnas Indonesia
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Liga Indonesia
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau