Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Masa Depan Nico Paz di Tangan Mirwan Suwarso dan Manajemen Como

Kompas.com, 28 Mei 2026, 08:07 WIB
Tim Kompas.com,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, mengaku tidak memiliki kendali penuh atas masa depan pemain andalannya, Nico Paz, dan menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada presiden klub, Mirwan Suwarso, dan jajaran manajemen.

Nico Paz memberikan kontribusi signifikan dalam membantu Como 1907 lolos ke Liga Champions. Gelandang serang asal Argentina tersebut mencatatkan 12 gol dan 7 assist dalam 35 pertandingan.

Paz bergabung dengan Como pada musim panas 2024 setelah dipinjam dari Real Madrid, yang menyertakan klausul pembelian kembali dalam kontraknya.

Klausul tersebut memberikan hak kepada Real Madrid untuk mengembalikan Nico Paz ke klub dengan harga 9 juta euro yang telah disepakati.

Situasi ini menimbulkan spekulasi mengenai masa depan Nico, apakah akan tetap bertahan di Como atau kembali ke Santiago Bernabeu.

Baca juga: Tekad Cesc Fabregas Kerja Keras Siapkan Como ke Liga Champions

Cesc Fabregas menyatakan bahwa ia sangat membutuhkan jasa Nico untuk menghadapi ketatnya Liga Champions.

Fabregas Hanya Bisa Pasrah

Namun, Fabregas mengungkapkan bahwa dirinya hanya bisa pasrah dan menyerahkan segala keputusan terkait pemain tersebut kepada manajemen klub yang dipimpin oleh Mirwan Suwarso.

"Dia adalah pemain penting bagi kami, terutama untuk musim depan," ujar Fabregas seperti dikutip dari Tutto Como.

Ekspresi Cesc Fabregas dalam laga pekan ke-35 Liga Italia 2025-2026 Como vs Napoli di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Sabtu (2/5/2026).AFP/PIERO CRUCIATTI Ekspresi Cesc Fabregas dalam laga pekan ke-35 Liga Italia 2025-2026 Como vs Napoli di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Sabtu (2/5/2026).

"Kami sudah mulai berdiskusi mengenai masa depannya, tapi saya tidak bisa mengungkapkan lebih lanjut saat ini."

"Nico sudah menunjukkan kualitas luar biasa baik sebagai pemain maupun pribadi," tambahnya.

Baca juga: Cesc Fabregas Berharap Nico Paz Bertahan Usai Como Lolos ke Liga Champions

"Perhatikan betapa pedulinya dia, bahkan ketika duduk di bangku cadangan beberapa hari lalu."

"Saya tenang dan menyerahkan semua keputusan kepada manajemen klub. Kita lihat apa yang akan terjadi," kata mantan gelandang Arsenal itu.

Perkataan Mirwan Terhadap Masa Depan Paz

Keinginan manajemen dan Mirwan Suwarso terhadap masa depan Paz tampak tercermin dari komentar yang ia berikan pada parade bus Como setelah memastikan tempat lolos ke Liga Champions.

Publik yang berkumpul menyanyikan nama Nico untuk tetap bersama Como. Menanggapi permintaan ini, Mirwan pun mengutarakan hal yang menenangkan suporter.

"Sekarang saya mau bilang, Nico harus tetap bersama kami, kan? Saya tak bisa berkata banyak tetapi saya hanya mau bilang bahwa Nico harus tetap bersama kami," ujarnya sembari tersenyum lebar dalam bahasa Italia.

Como mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan setelah meraih kemenangan besar 4-1 atas Cremonese pada pertandingan terakhir Liga Italia, 25 Mei lalu.

Kemenangan ini membawa Como ke posisi keempat klasemen, yang merupakan batas akhir zona Liga Champions.

Momen ini semakin dramatis karena pada saat yang bersamaan, AC Milan kalah 1-2 dari Cagliari di San Siro, sehingga Milan turun ke posisi kelima dan harus bermain di Liga Europa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Daftar Skuad Kroasia di Piala Dunia 2026, Tarian Terakhir Luka Modric
Daftar Skuad Kroasia di Piala Dunia 2026, Tarian Terakhir Luka Modric
Internasional
Haaland Cuma Nonton, Norwegia Libas Swedia 3-1 Jelang Piala Dunia 2026
Haaland Cuma Nonton, Norwegia Libas Swedia 3-1 Jelang Piala Dunia 2026
Internasional
Mees Hilgers Gabung TC Timnas Indonesia, John Herdman Punya Rencana Khusus
Mees Hilgers Gabung TC Timnas Indonesia, John Herdman Punya Rencana Khusus
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Timnas Indonesia
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
Timnas Indonesia
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
Timnas Indonesia
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Timnas Indonesia
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Liga Indonesia
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau