Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hansi Flick Enggan Tiru Pep Guardiola di Man City

Kompas.com, 23 Mei 2026, 11:19 WIB
Ahmad Yasin

Penulis

Sumber BolaSport

KOMPAS.com - Hansi Flick mendapat pertanyaan soal kemungkinan mengikuti jejak Pep Guardiola dengan bertahan lama di Barcelona.

Permintaan itu muncul setelah Pep Guardiola memutuskan meninggalkan Man City pada akhir musim 2025-2026 usai hampir 10 tahun bersama klub.

Dalam konferensi pers jelang laga Valencia vs Barcelona, Flick mengaku kagum dengan perjalanan Guardiola di Man City.

Namun, pelatih asal Jerman tersebut memastikan dirinya tidak berencana meniru masa pengabdian panjang mantan pelatih Barcelona itu.

"Sepuluh tahun…Saya rasa Anda tidak akan melihat saya di sini seperti itu," ucap Flick.

Baca juga: Guardiola Yakin Sir Alex Ferguson Tak Akan Juluki Man City Tetangga Berisik Lagi

"Di usia 70 tahun, kurasa ini bukan tempat yang tepat bagi saya."

Meski demikian, Flick tetap memberikan pujian besar kepada Guardiola atas pencapaiannya selama melatih Manchester City.

"Apa yang telah dilakukan Guardiola dengan sepuluh tahun di klub sekelas itu adalah prestasi yang luar biasa; sungguh tak terbayangkan."

Pep Guardiola Tinggalkan Man City

Pep Guardiola dipastikan mengakhiri masa kerjanya bersama Man City pada akhir musim 2025-2026. Keputusan tersebut diambil walau kontraknya masih berlaku hingga Juni 2027.

Pelatih asal Spanyol itu meninggalkan Etihad Stadium setelah mempersembahkan trofi ke-20 untuk The Citizens. Gelar Piala FA menjadi hadiah terakhir Guardiola bagi klub.

Guardiola mulai menangani Manchester City sejak musim panas 2016.

Baca juga: Pep Guardiola Bakal Rehat Melatih untuk Sementara Usai Tinggalkan Man City

Pep Guardiola berpose dengan trofi setelah pertandingan sepak bola final Piala FA antara Chelsea vs Manchester City di stadion Wembley di London, pada 16 Mei 2026. Manchester City memenangkan pertandingan dengan skor 1-0. (Foto oleh Adrian Dennis / AFP)AFP/ADRIAN DENNIS Pep Guardiola berpose dengan trofi setelah pertandingan sepak bola final Piala FA antara Chelsea vs Manchester City di stadion Wembley di London, pada 16 Mei 2026. Manchester City memenangkan pertandingan dengan skor 1-0. (Foto oleh Adrian Dennis / AFP)

Selama hampir satu dekade, ia membawa klub meraih banyak gelar di Inggris maupun Eropa.

Enam trofi Liga Inggris dan satu gelar Liga Champions menjadi bagian dari pencapaiannya bersama Manchester City.

Sebagai bentuk penghormatan, manajemen klub juga berencana membuat patung Guardiola di luar stadion serta menamai salah satu tribune memakai namanya.

"Saya selalu bilang dia pelatih terbaik di dunia, dan dia membuktikannya setiap tahun selama sepuluh tahun terakhir."

Baca juga: Tak Cuma Nama Tribun, Pep Guardiola Juga Akan Dibuatkan Patung di Man City

Halaman:


Terkini Lainnya
Daftar Skuad Kroasia di Piala Dunia 2026, Tarian Terakhir Luka Modric
Daftar Skuad Kroasia di Piala Dunia 2026, Tarian Terakhir Luka Modric
Internasional
Haaland Cuma Nonton, Norwegia Libas Swedia 3-1 Jelang Piala Dunia 2026
Haaland Cuma Nonton, Norwegia Libas Swedia 3-1 Jelang Piala Dunia 2026
Internasional
Mees Hilgers Gabung TC Timnas Indonesia, John Herdman Punya Rencana Khusus
Mees Hilgers Gabung TC Timnas Indonesia, John Herdman Punya Rencana Khusus
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Timnas Indonesia
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
Timnas Indonesia
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
Timnas Indonesia
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Timnas Indonesia
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Liga Indonesia
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau