BANDUNG, KOMPAS.com - Satria Muda Pertamina Bandung mampu bertengger di posisi kedua regular Season Indonesian Basketball League 2026.
Tim asuhan Djordje Jovicic ini tengah menatap babak playoff menghadapi Hangtuah Jakarta pada Sabtu (23/5/2026) di Gor Ciracas Jakarta Timur, dan Rabu (27/5/2026) di Bandung Arena.
Ini adalah salah satu langkah Satria Muda (SM) untuk menyumbang trofi juara seperti yang dilakukan Persib Bandung.
Persib di ambang gelar juara tiga kali beruntun akhir pekan ini jika mampu memetik minimal satu poin dari tamunya Persijap Jepara pada laga lanjutan Super League 2025-2026.
Baca juga: Pemain Asing Beri Warna IBL, Inovasi Ditjen Imigrasi Permudah Administrasi
Djordje Jovicic menilai keberhasilan tim tidak hanya ditentukan oleh kualitas individu, tetapi juga oleh kemampuan seluruh pemain untuk tetap solid.
Pelatih asal Serbia ini menuntut fleksibilitas dan rasa saling percaya dalam berbagai situasi pertandingan.
“Perjalanan menuju Championship musim memang tidak akan mudah, bisa dikatakan setiap pertandingan di playoffs kali ini adalah pertarungan yang membutuhkan fokus dan mentalitas yang kuat,” kata Djordje.
Baca juga: Jelang Playoffs IBL 2026, Pelita Jaya Resmi Datangkan Bintang Liga Basket Jepang
“Kami mempersiapkan tim untuk menghadapi tekanan itu, bukan menghindarinya. Dalam situasi seperti ini, kedalaman roster menjadi sangat penting, kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh talenta, tapi juga konsistensi, kemampuan beradaptasi, dan pengorbanan seluruh tim,” paparnya.
Pelatih Satria Muda Bandung Djordje Jovicic punya misi juara IBL 2026 menyusul Persib Bandung. Pelatih kelahiran 18 Mei 1976 ini ingin membawa Satria Muda tetap menjaga identitas dan karakter permainan di ajang playoffs nanti.
“Kami ingin setiap pemain mampu memberikan dampak sesuai kebutuhan pertandingan dan tetap menjaga identitas permainan yang sudah dibangun sepanjang musim dan Satria Muda sedang bergerak ke arah itu,” ujar Djordje.
Baca juga: IBL All Star 2026 Kembali ke Bandung, Satukan Olahraga dan Hiburan
Abraham Damar Grahita salah satu pemain kunci Satria Muda Bandung di IBL 2026. Sport Director Satria Muda Pertamina Bandung, Youbel Sondakh mengatakan jika SM sudah memiliki budaya juara setiap musim dengan gelar terbanyak.
Namun musim ini berbeda, akan jadi gelar pertama sejak pindah domisili dari Jakarta menuju Bandung.
Menetap tinggal di kota para sang juara (City of Champions) SM bertekad untuk menyumbang gelar musim ini.
“Jadi sebenernya SM kita tahu sudah biasa dengan tekanan, semakin besar tekanan bisa semakin meledak, jujur jadi penambah semangat kami kompetitif,” kata Youbel.