Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Carlo Ancelotti Buka Suara soal Neymar Dicoret dari Timnas Brasil

Kompas.com, 26 Maret 2026, 06:05 WIB
Firzie A. Idris

Penulis

KOMPAS.com – Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan penjelasan terkait absennya Neymar dari skuad jelang laga uji coba melawan Timnas Perancis.

Jadwal Brasil vs Perancis akan bergulir di Stadion Gillette, Orlando, Amerika Serikat, pada Jumat (27/3/2026) pukul 03.00 WIB.

Keputusan tidak memasukkan Neymar ke dalam skuad untuk laga ini dan juga menghadapi Kroasia pekan depan menjadi sorotan dalam konferensi pers Ancelotti, dengan berbagai pertanyaan yang mengarah pada kondisi dan performa sang pemain.

Namun, pelatih asal Italia itu memilih untuk tidak memperpanjang polemik terkait penyerang dengan 128 penampilan 79 gol bersama timnas Samba tersebut.

“Saya mengamati semuanya. Itu hal yang normal, dalam sepak bola semua orang punya opini. Tidak ada ilmu pasti dalam sepak bola. Saya harus menghormati semua pendapat,” ujar Ancelotti seperti dikutip dari TyC Sports.

Baca juga: Ungkapan Kecewa Neymar Usai Tak Dipanggil Ancelotti ke Timnas Brasil

Fokus pada Keseimbangan Tim

Situasi Neymar disebut menimbulkan ketidakpastian di dalam tim nasional, baik dari segi kondisi fisik maupun performanya.

Ancelotti menegaskan bahwa fokus utama tim pelatih saat ini adalah menjaga keseimbangan tim secara keseluruhan, bukan bergantung pada satu individu.

Dalam persiapan menghadapi Perancis, Brasil disebut akan menggunakan pendekatan menyerang dengan empat pemain depan, namun tetap menjaga keseimbangan permainan.

“Perancis adalah tim berkualitas. Mereka punya kualitas di lini depan dan kecepatan. Sangat penting bagi tim untuk bermain seimbang,” kata Ancelotti.

Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti telah mengumumkan daftar pemain skuad Samba menjelang laga-laga kualifikasi Piala Dunia yang akan berlangsung pada September 2025.AFP/RODRIGO BUENDIA Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti telah mengumumkan daftar pemain skuad Samba menjelang laga-laga kualifikasi Piala Dunia yang akan berlangsung pada September 2025.

Ia menambahkan bahwa Brasil mampu bermain dalam berbagai pendekatan, baik melalui penguasaan bola maupun serangan balik.

Baca juga: Brasil Umumkan Skuad untuk Agenda FIFA Maret 2026, Masih Tanpa Neymar

Laga Uji Coba Jadi Ujian Penting

Ancelotti menilai laga melawan Perancis sebagai ujian penting bagi timnya menjelang turnamen besar mendatang.

“Bagi kami ini adalah tes penting melawan tim yang bisa menjadi favorit di Piala Dunia. Kami ingin menunjukkan sikap dan kualitas yang baik,” ujarnya.

Sementara itu, Penyerang Brasil lainnya, Vinicius Junior, turut memberikan dukungan kepada Neymar.

“Tekanan terhadap Ney itu normal. Saya mungkin subjektif, dia adalah salah satu idola saya. Dia melakukan segalanya untuk kembali 100 persen dan kembali ke tim nasional,” kata Vinicius.

Ia menegaskan bahwa para pemain selalu ingin bermain bersama pemain terbaik, meski keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih.

Neymar sendiri telah berusia 34 tahun dan melakukan debutnya bersama Brasil pada usia 18 tahun.

Mencatatkan 79 gol, Neymar merupakan top skor sepanjang masa timnas Brasil.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Daftar Skuad Kroasia di Piala Dunia 2026, Tarian Terakhir Luka Modric
Daftar Skuad Kroasia di Piala Dunia 2026, Tarian Terakhir Luka Modric
Internasional
Haaland Cuma Nonton, Norwegia Libas Swedia 3-1 Jelang Piala Dunia 2026
Haaland Cuma Nonton, Norwegia Libas Swedia 3-1 Jelang Piala Dunia 2026
Internasional
Mees Hilgers Gabung TC Timnas Indonesia, John Herdman Punya Rencana Khusus
Mees Hilgers Gabung TC Timnas Indonesia, John Herdman Punya Rencana Khusus
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Timnas Indonesia
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
Timnas Indonesia
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
Timnas Indonesia
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Timnas Indonesia
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Liga Indonesia
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau