Memuat...

Hampir Tak Dikenali, Citra Satelit Ungkap Kehancuran Kota-kota Gaza

Zarah Amala
Kamis, 1 Oktober 2026 / 20 Rabiulakhir 1448 11:00
Hampir Tak Dikenali, Citra Satelit Ungkap Kehancuran Kota-kota Gaza
(Foto: tangkapan video)

GAZA (Arrahmah.id) - Warga Jalur Gaza kini menggunakan Google Maps untuk mencari jejak rumah mereka setelah pembaruan citra satelit memperlihatkan perubahan drastis pada lanskap kawasan tersebut setelah hampir tiga tahun perang.

Laporan Al Jazeera menyebut pembaruan citra satelit Google memungkinkan sejumlah wilayah Gaza terlihat dari Gaza City hingga Khan Yunis dan Rafah di selatan. Namun, sebagian wilayah utara Gaza masih belum dapat ditampilkan.

Mengutip penilaian Pusat Satelit Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNOSAT), Al Jazeera melaporkan sekitar 82 persen bangunan di Gaza mengalami kerusakan, dengan jumlah bangunan yang hancur meningkat sekitar 9 persen. Penilaian sebelumnya UNOSAT juga mencatat sekitar 200.000 bangunan terdampak kerusakan.

Citra terbaru menunjukkan perubahan besar di berbagai wilayah Gaza. Kawasan Tal al-Sultan di Rafah, yang sebelumnya menjadi tempat berlindung sekitar satu juta pengungsi, kini berubah menjadi hamparan reruntuhan dan pasir setelah operasi militer 'Israel'. Penduduk kemudian kembali mengungsi menuju Al-Mawasi dan Deir al-Balah.

Di Al-Mawasi, kawasan yang sebelumnya didominasi lahan pertanian, citra satelit menunjukkan kepadatan tenda dan keluarga pengungsi.

Khan Yunis tampak sebagai salah satu wilayah dengan tingkat kehancuran paling parah. Sejumlah permukiman dan jalan utama berubah menjadi puing-puing, sehingga warga kesulitan mengenali lokasi rumah mereka sebelumnya.

Kondisi serupa terlihat di sekitar Pelabuhan Gaza yang kehilangan banyak ciri fisiknya dan kini dipenuhi tenda-tenda pengungsi.

Menurut data yang dikutip Al Jazeera, sejak kesepakatan gencatan senjata pada 10 Oktober 2025, sebanyak 1.431 warga Palestina gugur dan 5.026 lainnya terluka, sementara 834 jenazah telah ditemukan dari reruntuhan.

Sejak perang dimulai pada Oktober 2023, otoritas kesehatan Gaza yang dikutip Al Jazeera mencatat 74.032 warga Palestina gugur dan 175.142 lainnya terluka. Sekitar 90 persen infrastruktur sipil di Gaza juga disebut mengalami kerusakan atau kehancuran. (zarahamala/arrahmah.id)