Memuat...

Qatar Ingin Imarah Islam Memperluas Hubungan dengan Komunitas Internasional

Hanin Mazaya
Rabu, 1 Juli 2026 / 16 Muharam 1448 12:33
Qatar Ingin Imarah Islam Memperluas Hubungan dengan Komunitas Internasional
(Foto: Tolo News)

DOHA (Arrahmah.id) - Dalam pertemuan dengan Amir Khan Muttaqi, duta besar Qatar tidak menyinggung serangan Pakistan terhadap Afghanistan, tetapi menekankan bahwa Doha tetap berkomitmen untuk mendukung keterlibatan konstruktif dan memperluas hubungan antara Afghanistan dan komunitas internasional sebagai bagian dari kebijakan luar negeri berbasis mediasi.

Selama pertemuan tersebut, Mirdef Alqashouti, duta besar Qatar, menggambarkan hubungan negaranya dengan Afghanistan sebagai hubungan yang bersejarah dan mendalam, lansir Tolo News (1/7/2026).

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Imarah Islam mengatakan: "Duta Besar Negara Qatar menggambarkan hubungan negaranya dengan Afghanistan sebagai hubungan yang bersejarah dan mendalam, dan mengatakan bahwa Qatar, dalam kerangka kebijakan luar negeri berbasis mediasi, tetap berkomitmen untuk mendukung keterlibatan konstruktif dan memperluas hubungan antara Afghanistan dan komunitas internasional."

Menurut kementerian, kedua pihak juga membahas isu-isu regional yang saling menguntungkan selain memperluas hubungan bilateral.

Muttaqi juga menyampaikan apresiasi atas peran konstruktif Qatar dan upaya berkelanjutannya untuk memperkuat hubungan Afghanistan dengan seluruh dunia.

Aziz Maarij, seorang analis hubungan internasional, mengatakan: "Sayangnya, Pakistan terus melakukan serangan terhadap Afghanistan. Dalam situasi saat ini, satu-satunya solusi adalah intervensi negara pihak ketiga, dan Qatar dapat memainkan peran penting dalam hal ini."

Waheed Faqiri, analis hubungan internasional lainnya, mengatakan: "Qatar telah menjaga hubungan baik dengan Afghanistan dan secara konsisten berupaya memperkuat keterlibatan Emirat Islam dengan komunitas internasional. Qatar juga memainkan peran yang sangat penting dalam proses perdamaian."

Pertemuan ini berlangsung setelah Pakistan sekali lagi melakukan serangan di beberapa bagian Afghanistan pada Senin malam. Namun, Qatar, yang menjadi tuan rumah putaran pertama pembicaraan antara kedua pihak, belum memberikan komentar mengenai serangan Pakistan baru-baru ini pada 10 Juni dan 28 Juni.  (haninmazaya/arrahmah.id)