Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aji Yusman Ceritakan Kronologi Anaknya Meninggal dalam Kandungan Istrinya

Kompas.com, 13 Januari 2023, 13:30 WIB
Cynthia Lova,
Dian Maharani

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com- Aktor Aji Yusman mengungkap kronologi janin calon anak keempatnya sudah meninggal dalam kandungan istrinya.

Hal tersebut dialami Aji tak lepas karena keterbatasan ekonomi yang dimilikinya saat ini.

Sehingga tak bisa dengan cepat melakukan tindakan operasi untuk mengeluarkan janin dari kandungan sang istri.

Baca juga: Anak Meninggal sampai Enam Hari Masih dalam Kandungan Istrinya, Aktor Aji Yusman Ungkap Tak Punya Biaya Operasi

“Sebenarnya balik lagi, kita sudah kehabisan kemampuan dan situasi di luar kendali. Seharusnya bisa dilakukan tindakan lebih awal, karena keterbatasan, semua jadi serba telat,” ujar Aji di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (13/1/2023).

Aji mengaku awalnya ia tidak tahu bahwa istrinya ternyata tidak boleh hamil lagi setelah melahirkan anak ketiga.

Hal itu tak diberitahu oleh dokter yang menangani istrinya saat melahirkan anak ketiga mereka.

“Kan ada pre-eklampsia sudah ada sejak proses kelahiran normal anak ketiga. Tekanan darahnya sudah tinggi, cuma kita enggak dapat note dari dokter sebelumnya, dengan kesehatan kondisi istri, seharusnya enggak boleh hamil lagi,” kata Aji.

Tak lama melahirkan anak ketiga, ternyata sang istri hamil anak keempat.

Namun sayangnya, di masa kehamilan anak keempat mereka, kondisi istrinya justru menurun.

“Keluhan itu dari kepala, kiri-kanan, depan belakang. Mood yang bisa berubah dengan drastis. Mood yang berubahnya cepat, emosi tingkat tinggi, perubahan-perubahan itu yang berpengaruh,” ucap Aji.

“Terus ada kontraksi palsu. Cuma, kalau untuk kontraksi palsu itu sering, jadi kita menganggap biasa,” lanjut Aji.

Karena kondisi istrinya yang terus menurun, pemain sinetron Inikah Cinta ini membawa sang istri di rumah sakit.

Dari situ, ia baru mengetahui janin anaknya meninggal dunia pada usia tujuh bulan kandungan.

Menurut keterangan dokter, janin anaknya itu sudah meninggal sejak tiga atau empat hari sebelum sang istri dibawa ke dokter untuk diperiksa.

Akhirnya janin tersebut diangkat dan dimakamkan pada Rabu, 11 Januari 2023 lalu.

“Sebelumnya jadi pada saat pemakaman di tanggal 11 (Januari), tarik ke belakang sudah 7-8 hari. Kami bingung, janin ini meninggal di tanggal berapa, akhirnya rembuk, kita tulis tanggal lahir sama dengan tanggal wafat,” tutur Aji

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Di Balik Layar Film Monster Pabrik Rambut
Di Balik Layar Film Monster Pabrik Rambut
Film
Lutesha Makin Sadar Sisi Gelap Industri Fesyen usai Bintangi Monster Pabrik Rambut
Lutesha Makin Sadar Sisi Gelap Industri Fesyen usai Bintangi Monster Pabrik Rambut
Film
Ruben Onsu dan Sarwendah Saling Sindir di Media Sosial
Ruben Onsu dan Sarwendah Saling Sindir di Media Sosial
Seleb
Produser Bicara soal Jam Kerja Manusiawi di Set Film Monster Pabrik Rambut
Produser Bicara soal Jam Kerja Manusiawi di Set Film Monster Pabrik Rambut
Entertainment
Ruben Onsu Klarifikasi Tudingan Setop Nafkah Anak Rp 225 Juta Per Bulan
Ruben Onsu Klarifikasi Tudingan Setop Nafkah Anak Rp 225 Juta Per Bulan
Entertainment
Kisah Panjang Ruben Onsu dan Sarwendah Setelah Bercerai: Anak, Utang, dan Rumah Jadi Jaminan
Kisah Panjang Ruben Onsu dan Sarwendah Setelah Bercerai: Anak, Utang, dan Rumah Jadi Jaminan
Entertainment
Mengenal Tsaqib, Musisi Bandung dan Kini Jadi Suami Adhisty Zara
Mengenal Tsaqib, Musisi Bandung dan Kini Jadi Suami Adhisty Zara
Entertainment
Dua Lipa Resmi Menikah dengan Aktor Callum Turner di London
Dua Lipa Resmi Menikah dengan Aktor Callum Turner di London
Seleb
Sinetron Terikat Janji: Sinopsis, Jadwal Tayang, dan Daftar Pemain
Sinetron Terikat Janji: Sinopsis, Jadwal Tayang, dan Daftar Pemain
Entertainment
Kabar Dua Garis Merah dari Adhisty Zara...
Kabar Dua Garis Merah dari Adhisty Zara...
Entertainment
Iqbaal Ramadhan Bangga Monster Pabrik Rambut Jadi Film Horor Indonesia Pertama dengan Teknologi DFD
Iqbaal Ramadhan Bangga Monster Pabrik Rambut Jadi Film Horor Indonesia Pertama dengan Teknologi DFD
Film
Rumah Tinggal Sarwendah Dijadikan Jaminan Utang Perusahaan Ruben Onsu, Tunggakan Disebut Sudah 2 Tahun
Rumah Tinggal Sarwendah Dijadikan Jaminan Utang Perusahaan Ruben Onsu, Tunggakan Disebut Sudah 2 Tahun
Entertainment
Selain Resmi Menikah, Adhisty Zara Umumkan Kehamilan Pertama
Selain Resmi Menikah, Adhisty Zara Umumkan Kehamilan Pertama
Entertainment
Ruang Senja Dedikasikan Lagu untuk Seluruh Ibu di Dunia
Ruang Senja Dedikasikan Lagu untuk Seluruh Ibu di Dunia
Musik
5 Fakta Menarik Serial Meteor Garden Versi Taiwan yang Jarang Diketahui
5 Fakta Menarik Serial Meteor Garden Versi Taiwan yang Jarang Diketahui
Entertainment
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau