"Baru enam bulan sudah teriak, anaknya juga yang mau dikasih makan, yang mau dibiayai, sudah teriak-teriak gitu, dianggap dia jadi pahlawan."
"Ruben selama ini yang bertahun-tahun menafkahi anak-anaknya itu apa dong namanya? Jadi jangan coba mencari hal-hal yang seperti itu. Jangan kita merasa enam bulan, kita udah udah jadi pahlawan," paparnya.
Selanjutnya, dalam percakapan melalui sambungan video pada Minggu (31/5/2026), Ruben Onsu mempertanyakan alasan yang menjadi sorotan hanya terkait pemberian nafkah selama enam bulan terakhir, tanpa mempertimbangkan kontribusi dan kewajiban yang telah ia penuhi sebelumnya.
"Jadi kalau dibahas tentang nafkah ini, kalau baru cari nafkah 6 bulan.... Kemarin-kemarin ketika jadi keringat, jerih payah, keringat saya, capek pun ke mana?.
Hanya dinilai dari 6 bulan terakhir gitu? Lari ke mana semuanya selama ini? Gitu," kata Ruben Onsu.
Ruben Onsu mengungkapkan kekecewaannya terhadap pernyataan Sarwendah yang menyinggung masalah nafkah anak. Ia juga memberikan tanggapan terkait pandangan Sarwendah yang mengaku harus menanggung beban membesarkan anak-anak seorang diri.
"Ya sudah, kalau tidak sanggup, serahkan anak-anak ke saya, saya yang membesarkan!" tegasnya.
Ruben Onsu menyampaikan bahwa selama ini ia memilih untuk tidak memberikan tanggapan langsung terhadap berbagai pernyataan yang disampaikan pihak Sarwendah. Ia lebih mempercayakan penyampaian penjelasan kepada kuasa hukumnya, Minola Sebayang.
Namun, kali ini Ruben merasa perlu angkat bicara karena menilai berbagai pernyataan yang beredar mulai memberikan kesan negatif dan cenderung menyudutkan dirinya di hadapan publik.
"Dua tahun terakhir memang saya lebih banyak diam. Saya pikir ini akan usai, tapi ternyata kayaknya menjadi bola liar terus untuk berbagai pihak. Makanya saya minta pengacara saya bicara sesuai data biar jelas," tegas Ruben. (*)
| Source | : | Youtube |
| Penulis | : | Fidiah Nuzul Aini |
| Editor | : | Fidiah Nuzul Aini |