Menteri Pertahanan Israel, Katz mengatakan pada Rabu (11/6/2025) bahwa Mesir diperkirakan akan menghalangi Pawai Global untuk Gaza (Global March to Gaza) agar tidak mencapai perbatasan Mesir dan Gaza.
Lebih dari 7.000 aktivis pro-Palestina dari Mauritania, Maroko, Aljazair, Tunisia, dan Libya telah memulai konvoi protes pada hari Senin, dengan tujuan untuk mencapai perlintasan Rafah melalui jalur darat. Pihak penyelenggara mengatakan, konvoi Soumoud bertujuan untuk membawa makanan dan bantuan kemanusiaan ke Gaza dan membuka koridor kemanusiaan.
Menteri Pertahanan Israel, Katz mengatakan bahwa Mesir harus menghentikan para aktivis pro-Palestina untuk mencapai perbatasan. Katz juga mengancam Mesir bahwa jika Mesir gagal menghentikan kelompok pro-Palestina tersebut, tentara Israel (IDF) akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah mereka memasuki Gaza.
