Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini yang Terjadi pada Mesin Mobil kalau Pakai Busi Palsu

Kompas.com, 31 Mei 2026, 10:21 WIB
Selma Aulia,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Busi merupakan salah satu komponen penting pada mesin bensin yang berfungsi memicu proses pembakaran di ruang bakar.

Meski ukurannya kecil, komponen ini memiliki peran besar dalam menentukan performa kendaraan.

Maka dari itu, penggunaan busi palsu bisa menimbulkan berbagai masalah pada mesin jika tidak disadari oleh pemilik kendaraan.

Iwan, pemilik Iwan Motor Honda Auto Clinic, mengatakan, penggunaan busi palsu akan sangat berisiko pada sistem pengapian mesin.

Baca juga: Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Italia

“Pertama pengapian jadi tidak sempurna, hal ini bisa mengakibatkan tenaga mesin jadi tidak maksimal dan BBM jadi boros,” kata Iwan kepada Kompas.com belum lama ini.

Ilustrasi kabel busi mobilPixabay.com Ilustrasi kabel busi mobil

Selain menyebabkan tenaga mesin menurun, Iwan menjelaskan bahwa busi palsu umumnya memiliki masa pakai yang lebih pendek karena menggunakan material dengan kualitas rendah. Akibatnya, bagian elektroda lebih cepat aus dibandingkan busi asli.

Penurunan Performa

“Mesin juga bisa cepat overheat karena pembakaran tidak sempurna,” kata Iwan.

Menurut Iwan, dampak penggunaan busi palsu tidak hanya berhenti pada penurunan performa mesin.

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat memicu gangguan lain pada sistem kendaraan.

Baca juga: Hasil Kualifikasi MotoGP Italia 2026: Bezzecchi Pole Position

“Bahkan bisa membuat mesin sulit distarter, mesin nyendat-nyendat atau brebet, mempercepat usia ignition coil dan pada kasus tertentu bisa merusak ecm (engine control unit),” kata Iwan.

Karena itu, Iwan mengimbau pemilik kendaraan agar tidak mudah tergiur harga murah saat membeli busi, terutama melalui platform daring.

“Part original sudah ada price listnya. Perbandingan harga tidak terlalu jauh antara online dan offline, sebaiknya kalau mau beli online harus tahu harga offlinenya dulu,” kata Iwan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau