Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jetour Klaim Jadi Mobil China Mesin Bensin Paling Laris Awal 2026

Kompas.com, 15 Mei 2026, 16:21 WIB
Dio Dananjaya,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Jetour membuka tahun 2026 dengan performa positif di pasar otomotif Indonesia. Salah satu sorotan utamanya datang dari Jetour T2 yang berhasil menjadi SUV merek China bermesin bensin paling laris pada awal 2026.

Sepanjang periode Januari-April 2026, Jetour mencatat distribusi wholesale sebanyak 947 unit di Indonesia. Kontributor terbesar berasal dari penjualan Jetour T2 yang kembali meraih predikat 'No.1 Chinese Car' di kategori bensin.

Pencapaian tersebut menunjukkan meningkatnya minat konsumen Indonesia terhadap SUV bergaya adventure yang memadukan desain tangguh dengan kenyamanan premium untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.

Baca juga: BYD Siapkan Varian Murah Atto 1 di Indonesia

Jetour T2 Kompas.com/adityo Jetour T2

Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah mengatakan, performa positif Jetour T2 di Indonesia sejalan dengan tren global model tersebut.

“Capaian ini semakin memperkuat langkah Jetour dalam menghadirkan SUV yang terus berkembang, baik dari sisi desain, teknologi, maupun pengalaman berkendara,” ujar Ranggy, dalam keterangan resmi, Jumat (15/5/2026).

“Ke depannya, Jetour akan terus memperluas inovasi pada lini produk dan kualitas layanan di Indonesia untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih optimal sekaligus memperkuat posisinya sebagai pilihan terpercaya bagi konsumen di berbagai kebutuhan skenario perjalanan,” kata dia.

Baca juga: Jadwal MotoGP Catalunya 2026, Rangkaian Balapan Dimulai Hari Ini

Ilustrasi booth Jetour di IIMS 2026Dok. Jetour Sales Indonesia Ilustrasi booth Jetour di IIMS 2026

SUV Adventure Makin Diminati

Ranggy mengatakan, tren penggunaan SUV di Indonesia kini mulai berubah. Konsumen tidak lagi hanya menggunakan SUV untuk mobilitas perkotaan, tetapi juga untuk perjalanan keluarga dan aktivitas eksplorasi akhir pekan.

Karena itu, Jetour T2 hadir dengan karakter SUV adventure yang menonjolkan desain gagah dan kemampuan berkendara di berbagai kondisi jalan. Model ini dipasarkan dengan harga Rp 588 juta on the road Jakarta.

Selain T2, Jetour juga memiliki lini produk lain seperti Jetour Dashing yang menyasar konsumen urban dengan desain modern dan pengalaman berkendara stylish. Model tersebut dijual dengan harga Rp 381 juta OTR Jakarta.

Baca juga: Catat, Ganjil Genap Jakarta Belum Berlaku Hari Ini

Jetour X70 Plus di IIMS 2026Dok. Jetour Jetour X70 Plus di IIMS 2026

Sementara Jetour X70 Plus ditawarkan untuk konsumen keluarga yang membutuhkan kabin lega dan fitur fungsional, dengan harga Rp 391,8 juta OTR Jakarta.

Untuk memperkuat ekspansi di Indonesia, Jetour juga terus memperluas jaringan showroom dan layanan purnajual.

Selain itu, tersedia program limited time offer berupa penghematan hingga Rp 15 juta dan gratis bensin hingga 406 liter senilai Rp 5 juta untuk pembelian model tertentu.

Baca juga: Omoway Siap Luncurkan Omo-X di Indonesia, Cek Harganya

Jetour T2 Kompas.com/adityo Jetour T2

Perluas Jaringan dan Program Konsumen

Jetour juga memberikan paket garansi dan perawatan untuk meningkatkan kenyamanan konsumen.

Untuk Dashing dan X70 Plus, tersedia garansi mesin hingga 10 tahun atau 1 juta kilometer, garansi kendaraan enam tahun tanpa batas kilometer, serta gratis servis berkala tiga tahun.

Sementara Jetour T2 mendapatkan garansi kendaraan dan mesin selama enam tahun tanpa batas kilometer, ditambah program free maintenance selama tiga tahun atau 40.000 kilometer yang mencakup suku cadang dan biaya jasa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau