Editor
JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, imbas perbaikan jalan ambles yang berlangsung mulai 29 Mei hingga 12 Juni 2026.
Pengalihan arus dilakukan untuk kendaraan dari arah Pasar Minggu menuju Depok dengan dua jalur utama yang disiapkan selama proses perbaikan berlangsung.
Informasi tersebut disampaikan Dishub DKI Jakarta melalui akun Instagram resminya @dishubdkijakarta.
“Diimbau kepada pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas yang ditetapkan dan mengutamakan keselamatan di jalan,” tulis Dishub DKI Jakarta.
Baca juga: Jalan Lenteng Agung Ambles, Pakar Curiga Tanah Dasarnya Bermasalah
Dishub DKI Jakarta menjelaskan, arus kendaraan dari arah Pasar Minggu menuju Depok dialihkan melalui dua jalur berikut:
Baca juga: Rano Karno Sebut Jalan Ambles di Lenteng Agung Jaksel Bisa Terjadi di Lokasi Lain
Sementara itu, kendaraan bertonase besar dari arah Tanjung Barat menuju Depok diarahkan untuk menggunakan Jalan Tol Jagorawi atau Jalan Tol Desari.
Selain itu, putaran balik di perlintasan sebidang KA JPL 23 atau Universitas Pancasila diberlakukan penutupan secara situasional selama proses perbaikan.
Sebelumnya, ruas jalan di sisi timur Jalan Raya Lenteng Agung, tepatnya di depan Gang Empang, ambles pada Kamis (28/5/2026) malam dan menyebabkan gangguan arus lalu lintas di jalur utama Pasar Minggu–Depok.
Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menyebut amblesnya jalan dipicu keberadaan saluran lama atau crossing Saluran Penghubung (PHB) Universitas Indonesia di bawah badan jalan.
“Betul bahwa di bawah Jalan Raya Lenteng Agung tersebut terdapat crossing saluran penghubung (PHB) UI berupa honk (saluran lama) dengan lebar kurang lebih 3 meter dan panjang kurang lebih 6 meter,” kata Kepala Sudin SDA Jakarta Selatan Santo, Jumat (29/5/2026).
Baca juga: Pakar Konstruksi Ragukan Istilah Hong Keropos di Lenteng Agung
Saat ini, penanganan darurat dilakukan dengan pemasangan pelat besi setebal sekitar 25 milimeter di titik jalan yang ambles.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangDapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.