Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Kesalahan Perawatan Kulit Eksim Anak yang Sering Tidak Disadari

Kompas.com, 23 Mei 2026, 09:00 WIB
Nabilla Ramadhian,
Lusia Kus Anna

Tim Redaksi

Konsultasi Tanya Pakar Parenting

Uraikan lika-liku Anda mengasuh anak jadi lebih simpel

Kenali soal gaya asuh lebih apik lewat konsultasi Kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Dermatitis atopik atau eksim pada anak membutuhkan pendekatan khusus dalam perawatan kulit sehari-hari.

Beberapa kebiasaan yang keliru tanpa disadari menjadi pemicu utama keparahan ruam. Misalnya kebiasaan membiarkan siapa saja menyentuh bayi hingga penggunaan sabun antibakteri.

Padahal, lapisan terluar kulit bayi dengan eksim memiliki pertahanan yang sangat rapuh terhadap perpindahan kuman maupun zat kimia tertentu.

"Gesekan sedikit saja, atau mungkin kena parfum dari orang yang memegang bayi, itu bisa memengaruhi dermatitis atopik kambuh lagi. Sebaiknya mandi dulu atau cuci tangan dulu minimal," tegas dr. Fihzan Ginting, M.Ked (Ped), Sp.A, CBCFF, dalam acara peluncuran kampanye Mustela "Together for Atopic Skin" di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Baca juga: Dampak Eksim Tak Cuma Ganggu Kesehatan Kulit Anak

Kesalahan perawatan kulit eksim pada anak

Penggunaan sabun antiseptik

Sebagian keluarga meyakini sabun antiseptik sangat ampuh membasmi bakteri penyebab gatal pada tubuh anak.

Padahal, kandungan kimia keras seperti triklosan dalam sabun antibakteri akan merusak keseimbangan mikrobiom alami tubuh.

Sabun jenis ini justru mengikis habis sisa kelembapan yang ada, sehingga area kulit kering semakin meradang.

"Penggunaan sabun antiseptik pada anak itu tidak direkomendasikan. Sebaiknya dihindari karena itu akan membuat kulitnya makin kering," ucap dr. Dia Febrina, Sp.DVE, FINSDV, kepada Kompas.com.

Baca juga: 8 Fakta Eksim yang Perlu Kamu Ketahui, Pemicu hingga Pencegahan

dr. Dia Febrina, Sp.DVE, FINSDV, dalam acara peluncuran kampanye Mustela bertajuk Together for Atopic Skin dan lini Mustela Stelatopia di Jakarta, Kamis (21/5/2026).Kompas.com / Nabilla Ramadhian dr. Dia Febrina, Sp.DVE, FINSDV, dalam acara peluncuran kampanye Mustela bertajuk Together for Atopic Skin dan lini Mustela Stelatopia di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Untuk anak dengan kondisi atopik, gunakan sabun berformula sangat lembut, yang bisa menjaga keseimbangan pH, tidak memicu alergi, dan bebas tambahan pewangi buatan.

Sensasi sedikit licin setelah mandi justru menjadi pertanda bahwa sabun tersebut berhasil meninggalkan lapisan pelembap guna melindungi kulit.

Baca juga: Mustela Luncurkan Perawatan Kulit Bayi Khusus Dermatitis Atopik

Menjemur bayi di atas pukul 08.45

Kekeliruan perawatan berikutnya terjadi pada kebiasaan menjemur bayi di pagi hari, tanpa mempertimbangkan tingkat radiasi ultraviolet.

Menurut dr. Dia, hal tersebut bisa merusak pertahanan kulit bayi. Pada wilayah perkotaan padat seperti Jabodetabek, indeks UV bisa melonjak ke level berbahaya pada pukul 08.45.

"Kalau memang tetap ingin berjemur, sebaiknya dilakukan pada saat indeks UV sedang tidak tinggi. Apalagi kalau misalnya berjemur di jam dua belas siang itu sudah tidak boleh," terang dr. Dia.

Bagi anak yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan, perlindungan tabir surya dengan minimal SPF 30 sangat diwajibkan untuk menahan kerusakan kulit.

Baca juga: Dokter IDI: Menjemur Bayi Tidak Bisa Menyembuhkan Penyakit Kuning

Kekeliruan memilih tekstur pelembab

Ilustrasi skincare anak.Freepik Ilustrasi skincare anak.

Halaman:


Terkini Lainnya
7 Perasaan Tak Nyaman yang Kerap Muncul Sebelum Seseorang Bahagia
7 Perasaan Tak Nyaman yang Kerap Muncul Sebelum Seseorang Bahagia
Wellness
Match di Aplikasi Kencan? Cek Dulu Keaslian Identitas Si Dia agar Tak Kena Tipu
Match di Aplikasi Kencan? Cek Dulu Keaslian Identitas Si Dia agar Tak Kena Tipu
Relationship
Fenomena Dating App Fatigue, Saat Pengguna Terobsesi Mencari Pasangan Sempurna
Fenomena Dating App Fatigue, Saat Pengguna Terobsesi Mencari Pasangan Sempurna
Relationship
Estetik Literary Chic, Saat Buku dan Wawasan Jadi Tren Baru di Dunia Fashion
Estetik Literary Chic, Saat Buku dan Wawasan Jadi Tren Baru di Dunia Fashion
Fashion
Kalung Pernikahan Dua Lipa Ditaksir Seharga Rp 7 Miliar, Apa Istimewanya?
Kalung Pernikahan Dua Lipa Ditaksir Seharga Rp 7 Miliar, Apa Istimewanya?
Fashion
Pengalaman Ikut Event Nyanyi Bareng di Yogyakarta, Jadi Momen Pelepas Stres
Pengalaman Ikut Event Nyanyi Bareng di Yogyakarta, Jadi Momen Pelepas Stres
Wellness
Kisah Cinta Dua Lipa dan Callum Turner, Berawal dari Buku Bacaan hingga Menikah
Kisah Cinta Dua Lipa dan Callum Turner, Berawal dari Buku Bacaan hingga Menikah
Relationship
4 Penyebab Jerawat di Dagu yang Sering Tidak Disadari, Salah Satunya Stres
4 Penyebab Jerawat di Dagu yang Sering Tidak Disadari, Salah Satunya Stres
Beauty & Grooming
Pameran Busana Ratu Elizabeth II Bisa Jadi yang Terlaris dalam Sejarah
Pameran Busana Ratu Elizabeth II Bisa Jadi yang Terlaris dalam Sejarah
Fashion
Jangan Asal Minum Suplemen, Dokter Ungkap Aturan Minum Vitamin yang Benar
Jangan Asal Minum Suplemen, Dokter Ungkap Aturan Minum Vitamin yang Benar
Wellness
Perjalanan Cinta Adhisty Zara Sebelum Menikah dengan Abdullah Tsaqib
Perjalanan Cinta Adhisty Zara Sebelum Menikah dengan Abdullah Tsaqib
Relationship
Perjalanan Cinta Adhisty Zara dan Tsaqib, dari PDKT 6 Bulan hingga Menikah
Perjalanan Cinta Adhisty Zara dan Tsaqib, dari PDKT 6 Bulan hingga Menikah
Relationship
Bukan Cuma Genetik, Ini 4 Rahasia Hidup Panjang Umur Menurut Penelitian
Bukan Cuma Genetik, Ini 4 Rahasia Hidup Panjang Umur Menurut Penelitian
Wellness
4 Shio yang Berpotensi Bangun Kekayaan Bersama Pasangan, Siapa Saja?
4 Shio yang Berpotensi Bangun Kekayaan Bersama Pasangan, Siapa Saja?
Wellness
6 Rekomendasi Serum Cushion, Ringan dan Flawless di Kulit Wajah
6 Rekomendasi Serum Cushion, Ringan dan Flawless di Kulit Wajah
Beauty & Grooming
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau