Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Langkah Perawatan Eksim yang Bisa Dilakukan di Rumah, Tak Perlu Mandi Lama-lama

Kompas.com, 22 Mei 2026, 19:31 WIB
Zulfa Salman Aman,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Eksim bisa jadi masalah kulit yang mengganggu, sebab kondisi ini membuat kulit terasa gatal, kering, perih, hingga sensitif di area tertentu. 

Menurut artikel American Academy of Dermatology (AAD), perawatan eksim sebenarnya bisa dimulai dari langkah sederhana di rumah. Dermatolog John Browning mengatakan, bahwa eksim memang tidak bisa disembuhkan sepenuhnya, tetapi gejalanya dapat dikendalikan dengan perawatan yang tepat.

“Eksim bisa sangat mengganggu dan menantang bagi pasien,” ujar dr. John. “Meskipun eksim tidak dapat disembuhkan, perawatan yang tepat dapat mengendalikannya.”

Lalu, seperti apa rutinitas perawatan eksim yang dianjurkan dokter kulit?

Baca juga: Diet untuk Penderita Eksim, Makanan yang Dianjurkan dan Dihindari

Perawatan Eksim

1. Gunakan pelembap dengan tekstur lebih kaya

Salah satu langkah penting dalam merawat kulit dengan eksim adalah menjaga kelembapan kulit. Dalam artikel AAD disebutkan bahwa kulit sebaiknya segera dilembapkan setelah mandi maupun ketika mulai terasa kering.

Dr. John menyarankan penggunaan krim atau salep dibandingkan losion. Menurutnya, tekstur krim dan salep umumnya memiliki kandungan minyak lebih tinggi sehingga membantu menjaga hidrasi kulit lebih lama.

Rutinitas sederhana ini penting, terutama bagi pemilik kulit sensitif yang mudah terasa kasar atau tertarik setelah terkena udara dingin maupun paparan AC terlalu lama.

Baca juga: Kenali 4 Pemicu Kambuhnya Eksim pada Anak

2. Hindari produk dengan pewangi

Bagi pemilik eksim, memilih produk perawatan tubuh ternyata tidak bisa sembarangan. Pewangi dalam produk skincare maupun deterjen pakaian dapat memicu kambuhnya eksim.

AAD menyarankan untuk memilih produk dengan label “fragrance-free” atau bebas pewangi. Sementara itu, produk dengan label “unscented” belum tentu aman, karena masih bisa mengandung pewangi yang disamarkan.

Bukan hanya skincare, pemilihan deterjen pakaian hingga sabun mandi juga perlu diperhatikan. Sebab, bahan yang bersentuhan langsung dengan kulit dapat memicu iritasi jika kandungannya terlalu keras.

Baca juga: Awas Ketergantungan, Jangan Asal Mengobati Eksim dengan Steroid

3. Jangan langsung memakai produk baru

Tren mencoba berbagai produk perawatan kulit memang terus berkembang, tapi orang yang memiliki eksim sebaiknya lebih berhati-hati dalam kebiasaan bergonta-ganti produk.

Dalam artikel AAD dijelaskan bahwa beberapa bahan dalam produk perawatan kulit selain pewangi juga bisa memicu flare up atau kambuhnya eksim. Karena itu, produk baru sebaiknya diuji terlebih dahulu pada area kecil kulit selama 7 hingga 10 hari.

Cara ini membantu mengetahui apakah produk tersebut aman digunakan atau justru memicu reaksi pada kulit sensitif.

Baca juga: Catat, Begini Cara Pakai Pelembap bagi Pengidap Eksim

4. Mandi tidak perlu terlalu lama

Mandi air hangat memang terasa nyaman, terutama setelah hari yang melelahkan. Namun bagi pemilik eksim, durasi mandi juga perlu diperhatikan.

AAD menyarankan agar waktu mandi dibatasi sekitar 5 sampai 10 menit menggunakan air hangat, bukan air terlalu panas. Setelah mandi, pelembap sebaiknya langsung digunakan saat kulit masih sedikit lembap untuk membantu “mengunci” kelembapan alami kulit.

Halaman:


Terkini Lainnya
Sering Pakai Topi Bikin Rambut Rontok, Mitos atau Fakta?
Sering Pakai Topi Bikin Rambut Rontok, Mitos atau Fakta?
Beauty & Grooming
7 Perasaan Tak Nyaman yang Kerap Muncul Sebelum Seseorang Bahagia
7 Perasaan Tak Nyaman yang Kerap Muncul Sebelum Seseorang Bahagia
Wellness
Match di Aplikasi Kencan? Cek Dulu Keaslian Identitas Si Dia agar Tak Kena Tipu
Match di Aplikasi Kencan? Cek Dulu Keaslian Identitas Si Dia agar Tak Kena Tipu
Relationship
Fenomena Dating App Fatigue, Saat Pengguna Terobsesi Mencari Pasangan Sempurna
Fenomena Dating App Fatigue, Saat Pengguna Terobsesi Mencari Pasangan Sempurna
Relationship
Estetik Literary Chic, Saat Buku dan Wawasan Jadi Tren Baru di Dunia Fashion
Estetik Literary Chic, Saat Buku dan Wawasan Jadi Tren Baru di Dunia Fashion
Fashion
Kalung Pernikahan Dua Lipa Ditaksir Seharga Rp 7 Miliar, Apa Istimewanya?
Kalung Pernikahan Dua Lipa Ditaksir Seharga Rp 7 Miliar, Apa Istimewanya?
Fashion
Pengalaman Ikut Event Nyanyi Bareng di Yogyakarta, Jadi Momen Pelepas Stres
Pengalaman Ikut Event Nyanyi Bareng di Yogyakarta, Jadi Momen Pelepas Stres
Wellness
Kisah Cinta Dua Lipa dan Callum Turner, Berawal dari Buku Bacaan hingga Menikah
Kisah Cinta Dua Lipa dan Callum Turner, Berawal dari Buku Bacaan hingga Menikah
Relationship
4 Penyebab Jerawat di Dagu yang Sering Tidak Disadari, Salah Satunya Stres
4 Penyebab Jerawat di Dagu yang Sering Tidak Disadari, Salah Satunya Stres
Beauty & Grooming
Pameran Busana Ratu Elizabeth II Bisa Jadi yang Terlaris dalam Sejarah
Pameran Busana Ratu Elizabeth II Bisa Jadi yang Terlaris dalam Sejarah
Fashion
Jangan Asal Minum Suplemen, Dokter Ungkap Aturan Minum Vitamin yang Benar
Jangan Asal Minum Suplemen, Dokter Ungkap Aturan Minum Vitamin yang Benar
Wellness
Perjalanan Cinta Adhisty Zara Sebelum Menikah dengan Abdullah Tsaqib
Perjalanan Cinta Adhisty Zara Sebelum Menikah dengan Abdullah Tsaqib
Relationship
Perjalanan Cinta Adhisty Zara dan Tsaqib, dari PDKT 6 Bulan hingga Menikah
Perjalanan Cinta Adhisty Zara dan Tsaqib, dari PDKT 6 Bulan hingga Menikah
Relationship
Bukan Cuma Genetik, Ini 4 Rahasia Hidup Panjang Umur Menurut Penelitian
Bukan Cuma Genetik, Ini 4 Rahasia Hidup Panjang Umur Menurut Penelitian
Wellness
4 Shio yang Berpotensi Bangun Kekayaan Bersama Pasangan, Siapa Saja?
4 Shio yang Berpotensi Bangun Kekayaan Bersama Pasangan, Siapa Saja?
Wellness
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau