Penulis
KOMPAS.com - Persib Bandung menghadapi perubahan setelah menutup musim 2025-2026 dengan gelar juara Liga Indonesia.
Klub asal Jawa Barat itu juga ditinggal pelatih Bojan Hodak usai kompetisi berakhir.
Selain perubahan di kursi pelatih, beberapa pemain Persib juga memasuki akhir kontrak.
Federico Barba, Frans Putros, Sergio Castel, dan Layvin Kurzawa termasuk pemain yang masa kerjanya bakal selesai pada akhir musim.
Situasi tersebut memunculkan pembahasan mengenai komposisi skuad Persib untuk musim berikutnya, terutama untuk menghadapi kompetisi Asia.
Pengamat sepak bola Ibam Hariri ikut memberikan pandangannya terkait masa depan Layvin Kurzawa di Persib.
Ibam Hariri menilai target Persib di kompetisi Asia musim depan membutuhkan pemain dengan kondisi lebih siap.
Manajemen Persib sebelumnya disebut ingin melampaui pencapaian musim lalu setelah berhasil mencapai babak 16 besar di level Asia.
Menurut Ibam, kebutuhan tim tidak hanya soal kualitas teknik dan mental bertanding, tetapi juga kesiapan fisik pemain sepanjang musim.
Baca juga: Sanksi FIFA untuk Persib Terjadi di Momen yang Tepat
“Artinya memang secara kondisi fisik harus benar-benar dalam kondisi yang optimal,” ujar Ibam.
Karena alasan tersebut, ia merasa masa Layvin Kurzawa bersama Persib sebaiknya berakhir pada musim ini.
“Maka dari itu, kalau menurut saya pribadi, Layvin Kurzawa cukup sampai di sini saja. Karena hasil peralihannya ke pemain lain sudah cukup untuk memberikan tiga gelar juara bagi Persib.”
“Untuk musim ke depan, Layvin Kurzawa cukup sampai di sini saja kalau dari saya,” pungkas Ibam.
Layvin Kurzawa direkrut Persib pada paruh musim Super League 2025-2026. Eks pemain PSG itu dikontrak hingga akhir musim.
Ibam menilai klub Indonesia perlu lebih selektif saat merekrut pemain dengan status mantan bintang Eropa atau eks pemain dunia.