Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bos Buriram United Desak Klub Thailand Berani Belanja demi Jaga Wibawa di ACL Elite

Kompas.com, 28 Mei 2026, 09:08 WIB
Firzie A. Idris

Penulis

KOMPAS.com - Presiden Buriram United, Newin Chidchob, meminta klub-klub Liga Thailand meningkatkan investasi demi menjaga daya saing sepak bola negeri tersebut di level Asia.

Pernyataan itu disampaikan Newin setelah Buriram United memastikan gelar juara ASEAN Club Championship atau Shopee Cup 2025-2026 usai mengalahkan Selangor FC dengan skor 2-1 pada leg kedua final di Buriram Stadium pada Rabu (26/5/2026).

Kemenangan tersebut membuat Buriram unggul agregat 3-1 dan mempertahankan gelar ASEAN mereka untuk musim kedua beruntun.

“Kami tahu apa yang akan kami hadapi di ACL Elite. Jika tim tidak cukup kuat, peluang lolos dari fase grup akan sangat kecil,” ujar Newin selepas pertandingan.

Ia kemudian memberi seruan kepada Port FC dan Ratchaburi yang akan tampil di kompetisi Asia musim depan.

Buriram United dan Port FC sebagai dua tim teratas di Thai League 1 akan bermain di fase grup Liga Champions Asia Elite sementara Ratchaburi akan bermain di fase grup ACL 2.

Baca juga: Sandy Walsh Raih Gelar Ganda Usai Buriram United Juara ACC 2026

“Saya mengatakan kepada Port FC dan Madam Pang, tidak ada yang mengkritik Anda. Semua orang tahu Anda adalah presiden sebenarnya Port FC. Jadi, keluarkan lebih banyak uang,” kata Newin seperti dikutip dari Ball Thai.

“Saya juga mengatakan kepada Ratchaburi agar berani berinvestasi dan lebih total. Jangan memberikan poin dengan mudah karena itu akan membuat segalanya semakin sulit,” lanjutnya.

Soroti Peran Madam Pang

Dalam kesempatan sama, Newin juga menyinggung posisi Nualphan Lamsam atau Madam Pang yang saat ini menjabat Presiden Federasi Sepak Bola Thailand sekaligus memiliki keterkaitan dengan Port FC.

Menurut Newin, keterlibatan penuh figur penting dalam pengelolaan klub dapat membantu perkembangan sepak bola Thailand.

“Tidak ada aturan FIFA yang melarang presiden federasi juga menjadi presiden klub. Turun langsung saja, sepak bola akan menjadi lebih menarik dan koefisien Thailand di ACL bisa meningkat,” ujarnya.

Baca juga: Buriram United Finis Pertama, Sandy Walsh Jadi WNI Pertama yang Juarai Liga Thailand

Liga Thailand kini duduk di peringkat ketiga wilayah timur Asia di bawah Jepang dan Korea. Mereka merupakan tim ASEAN dengan ranking liga tertinggi.

Sementara, Indonesia ada di posisi ke-10 lebih rendah dari antara lain Malaysia, Kamboja, Vietnam, dan Singapura.

Buriram Pertahankan Dominasi ASEAN

Pada pertandingan final leg kedua, Selangor FC sempat unggul lebih dulu melalui gol Yahir Basah pada menit ke-18.

Namun, Buriram berhasil bangkit lewat gol Supanat Mueanta pada menit ke-28 dan gol super Theerathon Bunmathan pada menit ke-55.

Hasil itu memastikan Buriram United kembali menjadi juara ASEAN Club Championship setelah sebelumnya juga menjuarai kompetisi yang sama pada musim lalu.

Indonesia sendiri tidak mengirim wakil sejak kompetisi antarnegara Asia Tenggara tersebut bangkit lagi usai melakukan rebranding dua tahun silam.

Buriram selanjutnya akan menghadapi PT Prachuap FC pada final Chang FA Cup 2025-2026 yang digelar di Stadion Thammasat pada Minggu (31/5/2026).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Timnas Indonesia
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
Timnas Indonesia
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
Timnas Indonesia
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Timnas Indonesia
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Liga Indonesia
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Internasional
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas Indonesia
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Badminton
John Herdman Sambut Mees Hilgers: Indonesia adalah Rumahnya
John Herdman Sambut Mees Hilgers: Indonesia adalah Rumahnya
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau