Pakar militer, Mayor Jenderal Fayez Al-Duwairi, mengungkapkan bahwa Brigade Al-Qassam, sayap militer dari Hamas, telah melancarkan serangan kedua di lokasi yang sama dengan jebakan “Breaking the Sword”. Serangan ini terjadi di area yang disebut sebagai wilayah “pasukan terbuka” di zona keamanan yang dibatasi.
Dalam wawancaranya dengan Al Jazeera, Duwairi menjelaskan bahwa strategi Al-Qassam memang lebih memilih menyerang pasukan terbuka dibandingkan pasukan yang siaga di garis depan. Pasukan terbuka ini biasanya berada di wilayah belakang, lebih santai, dan tidak setinggi kesiagaannya dibanding mereka yang berada tepat di garis konflik.
Dalam video operasi terbaru, 3 serdadu “Israel” tumbang diterjang timas panas kaliber 12,7 secara serentak.
