JAKARTA, KOMPAS.com — Artis dan komedian Vicky Prasetyo diduga terlibat utang senilai Rp700 juta kepada seseorang bernama Nunun Lusida (60).
Bersama kuasa hukumnya, James Tambunan, Nunun menceritakan awal perkenalannya dengan Vicky hingga akhirnya memberikan pinjaman uang Rp700 juta pada Pilkada 2024 lalu.
Nunun mengatakan, Vicky saat itu menjanjikan mantan suaminya sebagai calon wakil bupati di Kabupaten Bandung Barat.
Baca juga: Vicky Prasetyo Diduga Terlibat Utang Rp 700 Juta untuk Modal Politik
“Saya mengenal Vicky Prasetyo itu dikenalkan oleh mantan suami saya pada Januari 2024, di rumah saya di Bandung Barat. Vicky sudah ke rumah tiga kali. Yang mengenalkan itu datang bersama Reynaldi,” kata Nunun dalam jumpa pers di daerah Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (16/2/2026).
“Waktu itu Vicky meminta uang sebesar Rp 700 juta kepada saya dengan janji akan menggandeng mantan suami saya dijadikan pendamping dirinya sebagai calon Wakil Bupati di Kabupaten Bandung Barat,” tambah Nunun.
Nunun mengaku percaya kepada Vicky karena ia berjanji akan mengembalikan uang tersebut dalam tempo tiga hari.
Baca juga: Vicky Prasetyo Akui Pernah Dibayar Rp 1,8 Miliar untuk Pacaran Settingan
“Dan Vicky juga berjanji akan segera mengembalikan pinjaman itu dalam tempo tiga hari. Maka dengan berat hati saya memberikan uang pinjaman itu. Saya tertarik karena Vicky sangat meyakinkan saya,” tutur Nunun.
Sambil menangis, Nunun mengatakan bahwa uang tersebut merupakan tabungan masa tuanya.
Namun hingga kini uang tersebut belum juga dikembalikan.
Baca juga: Berapa Kekayaan Vicky Prasetyo? Disebut Keluarkan Rp 1,5 Miliar untuk Bantu Nunung Buka Restoran
Selain itu, janji Vicky untuk menggandeng mantan suaminya sebagai calon wakil bupati di Kabupaten Bandung Barat juga tidak terwujud.
Persoalan semakin runyam ketika Nunun akhirnya bercerai dari suaminya akibat masalah tersebut.
“Kenyataannya, setelah uang ditransfer dan diterima oleh Vicky, mantan suami saya tidak benar dicalonkan menjadi calon wakil bupati, dan uang itu tidak dikembalikan,” ungkap Nunun.
Nunun menambahkan, Vicky kerap berdalih saat ditagih.
“Terakhir komunikasi dengan Vicky Prasetyo di bulan kemarin. Berjanji akan memenuhi, akan transfer uang. Dia meminta nomor rekening saya. Saya sudah memberikan. Katanya, ‘Senin ingatkan lagi ke saya.’ Sampai Senin tidak ada,” ujar Nunun.
“Tidak ada jawaban, tidak ada balasan. Sampai detik ini tidak ada jawaban apa pun ke saya,” tambahnya.