Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Beredar Rekaman CCTV, Yu Menglong Diduga Alami Kekerasan Sebelum Meninggal

Kompas.com, 22 September 2025, 08:14 WIB
Rintan Puspita Sari

Penulis

Sumber Koreaboo

KOMPAS.com- Penyebab meninggalnya aktor Yu Menglong secara tiba-tiba pada tanggal 11 September 2025 masih terus menyisakan kecurigaan bagi penggemarnya.

Meskipun agensi dan ibu Yu Menglong telah menjelaskan penyebab kematian aktor berusia 37 tahun itu bukan karena kejahatan, tapi berbagai bukti terus bermunculan yang justru berlawanan dengan pernyataan agensi maupun ibu Yu Menglong.

Agensi sebelumnya mengklaim bahwa Yu Menglong jatuh secara tidak sengaja. Namun dari rekaman cctv dan video yang beredar, Yu Menglong justru terlihat tergantung di jendela tempat ia jatuh.

Sejak saat itu, netizen ramai membicarakan kematiannya, dengan kekhawatiran bahwa ia sebenarnya dibunuh.

Baca juga: Timbul Kecurigaan soal Penyebab Kematian Yu Menglong, Perilaku Aneh Teman Disorot

Dari rekaman CCTV, seseorang yang diyakini Yu Menglong terlihat berlari di area parkir, di mana dia diduga lolos dari dugaan "rencana pembunuhan". 

Orang yang mengejar Yu tampaknya memukul dia beberapa kali sebelum mengangkat dan menyeretnya ke arah asal mereka.

Diduga Yu Menglong bertemu dengan orang dalam industri yang berpengaruh dan menemukan bukti kesalahan mereka, yang mengakibatkan kematian tragis dan dugaan penyiksaan.

Video lain yang beredar secara online menunjukkan Yu Menglong berdiri di samping manajernya sambil mengangkat tangannya.

Baca juga: Kematian Mendadak Yu Menglong Dinilai Janggal, Adanya Daftar Hitam Dunia Hiburan Jadi Sorotan

Reaksi Yu Menglong yang tiba-tiba, mundur cepat dan hampir tersandung kereta dorong, dianggap sebagai "bukti" atas dugaan penganiayaan yang dialaminya.

Video itu ramai dibicarakan di Weibo di mana banyak netizen akhirnya meyakini Yu Menglong memang dibunuh, dan telah melancarkan protes di seluruh dunia untuk menuntut penyelidikan lebih lanjut.

Kecurigaan menguat setelah Tiffany Chen, seorang pengusaha wanita dengan pengaruh signifikan di industri ini menolak berbicara tentang kematian Yu Menglong, mengatakan bahwa "tidak bisa membicarakan hal ini."

Hal ini menyebabkan banyak orang percaya bahwa kematiannya melibatkan orang-orang yang sangat berpengaruh.

Baca juga: Kematian Putranya Dinilai Tak Wajar, Ibu Yu Menglong Buka Suara

Kematian Yu Menglong

Kematian Yu Menglong awalnya beredar di media sosial setelah diunggah oleh sebuah akun yang sering membagikan informasi dari dunia hiburan.

Setelah seharian ramai kabar tersebut di Weibo, agensi Yu Menglong baru kemudian mengonfirmasi kematian Yu Menglong.

Sejak awal, banyak netizen mempertanyakan apakah jatuhnya Yu Menglong benar-benar kecelakaan atau karena ulahnya sendiri?

Halaman:

Terkini Lainnya
Di Balik Layar Film Monster Pabrik Rambut
Di Balik Layar Film Monster Pabrik Rambut
Film
Lutesha Makin Sadar Sisi Gelap Industri Fesyen usai Bintangi Monster Pabrik Rambut
Lutesha Makin Sadar Sisi Gelap Industri Fesyen usai Bintangi Monster Pabrik Rambut
Film
Ruben Onsu dan Sarwendah Saling Sindir di Media Sosial
Ruben Onsu dan Sarwendah Saling Sindir di Media Sosial
Seleb
Produser Bicara soal Jam Kerja Manusiawi di Set Film Monster Pabrik Rambut
Produser Bicara soal Jam Kerja Manusiawi di Set Film Monster Pabrik Rambut
Entertainment
Ruben Onsu Klarifikasi Tudingan Setop Nafkah Anak Rp 225 Juta Per Bulan
Ruben Onsu Klarifikasi Tudingan Setop Nafkah Anak Rp 225 Juta Per Bulan
Entertainment
Kisah Panjang Ruben Onsu dan Sarwendah Setelah Bercerai: Anak, Utang, dan Rumah Jadi Jaminan
Kisah Panjang Ruben Onsu dan Sarwendah Setelah Bercerai: Anak, Utang, dan Rumah Jadi Jaminan
Entertainment
Mengenal Tsaqib, Musisi Bandung dan Kini Jadi Suami Adhisty Zara
Mengenal Tsaqib, Musisi Bandung dan Kini Jadi Suami Adhisty Zara
Entertainment
Dua Lipa Resmi Menikah dengan Aktor Callum Turner di London
Dua Lipa Resmi Menikah dengan Aktor Callum Turner di London
Seleb
Sinetron Terikat Janji: Sinopsis, Jadwal Tayang, dan Daftar Pemain
Sinetron Terikat Janji: Sinopsis, Jadwal Tayang, dan Daftar Pemain
Entertainment
Kabar Dua Garis Merah dari Adhisty Zara...
Kabar Dua Garis Merah dari Adhisty Zara...
Entertainment
Iqbaal Ramadhan Bangga Monster Pabrik Rambut Jadi Film Horor Indonesia Pertama dengan Teknologi DFD
Iqbaal Ramadhan Bangga Monster Pabrik Rambut Jadi Film Horor Indonesia Pertama dengan Teknologi DFD
Film
Rumah Tinggal Sarwendah Dijadikan Jaminan Utang Perusahaan Ruben Onsu, Tunggakan Disebut Sudah 2 Tahun
Rumah Tinggal Sarwendah Dijadikan Jaminan Utang Perusahaan Ruben Onsu, Tunggakan Disebut Sudah 2 Tahun
Entertainment
Selain Resmi Menikah, Adhisty Zara Umumkan Kehamilan Pertama
Selain Resmi Menikah, Adhisty Zara Umumkan Kehamilan Pertama
Entertainment
Ruang Senja Dedikasikan Lagu untuk Seluruh Ibu di Dunia
Ruang Senja Dedikasikan Lagu untuk Seluruh Ibu di Dunia
Musik
5 Fakta Menarik Serial Meteor Garden Versi Taiwan yang Jarang Diketahui
5 Fakta Menarik Serial Meteor Garden Versi Taiwan yang Jarang Diketahui
Entertainment
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau