Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jajal Perdana MAB Solarky Sun V, Mobil Listrik Pakai Solar Panel

Kompas.com, 29 Mei 2026, 15:21 WIB
Gilang Satria,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - MAB Solarky Sun V hadir dengan konsep yang cukup unik. Selain mengandalkan baterai, mobil ini punya panel surya di bagian atap yang menjadi daya tarik utama.

Saat pertama masuk ke kabin, kesan yang muncul justru cukup mengejutkan. Meski bodinya kompak, ruang kabinnya ternyata terasa lega untuk mobil di kelasnya.

Sun V memiliki dimensi panjang 3.150 mm, lebar 1.491 mm, dan tinggi 1.590 mm tanpa panel surya.

Baca juga: Mobil Listrik Ferrari Luce Diklaim Laris, Meski Banjir Kritik

Sementara jika panel surya terpasang, tinggi kendaraan mencapai 1.700 mm. Wheelbase mobil ini berada di angka 2.070 mm dengan ground clearance 190 mm.

Posisi duduk juga cukup nyaman dengan visibilitas ke depan yang tergolong baik sehingga memudahkan pengemudi saat bermanuver di jalan sempit maupun area perkotaan.

MAB Solarky Sun VKOMPAS.com/Gilang MAB Solarky Sun V

Namun pengaturan setir masih cukup terbatas. Sehingga bisa saja buat beberapa orang akan sulit menemukan posisi berkendara yang benar-benar fleksibel.

Masuk ke area interior, desain kabinnya dibuat minimalis. Jok sudah dibalut kulit sintetis dengan kombinasi warna yang cukup menarik sehingga memberi kesan modern.

Sayangnya, material kabin masih didominasi plastik keras, sesuatu yang sebenarnya cukup wajar mengingat harga jualnya.

Baca juga: Kronologi Jalan Ambles di Lenteng Agung, Kendaraan Sempat Terperosok

Tuas transmisi menggunakan model kenop putar yang ditempatkan di bagian tengah dashboard, memberikan nuansa futuristis khas kendaraan listrik.

Saat mulai diajak berjalan, karakter mobil ini langsung terasa ringan. Setirnya sangat enteng sehingga nyaman dipakai berkendara santai di dalam kota.

MAB Solarky Sun VKOMPAS.com/Gilang MAB Solarky Sun V

Ditambah lagi ukuran ban yang hanya 13 inci membuat mobil terasa lincah ketika diajak bermanuver.

Soal rasa berkendara, suspensinya terasa cukup kaku. Namun, karakter tersebut justru punya keuntungan tersendiri karena bodi mobil tidak terlalu limbung saat berbelok maupun berpindah arah.

Suspensi depan mengandalkan MacPherson Independent dan suspensi belakang Multi-link Non-independent.

Baca juga: Kebiasaan Sepele yang Harus Diperhatikan Pengguna Mobil Hybrid

Performa

Pengujian kali ini memang belum terlalu ekstrem karena mobil hanya dipacu hingga sekitar 50 km per jam. Apalagi di atas kertas, kecepatan maksimal mobil ini memang hanya sekitar 80 km per jam.

Untuk performa, Solarky dibekali motor listrik bertenaga 15 kW atau setara 20,1 PS dengan torsi maksimum 85 Nm.

MAB Solarky Sun VKOMPAS.com/Gilang MAB Solarky Sun V

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau