Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Impresi Perdana Jajal Motor Listrik Omoway Omo-X

Kompas.com, 22 Mei 2026, 16:21 WIB
Gilang Satria,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Omoway bersiap masuk pasar Indonesia dengan membawa sepeda motor listrik model pertamanya, Omoway Omo-X.

Motor listrik bergaya futuristis ini tidak hanya mengandalkan desain unik, tetapi juga dibekali berbagai teknologi canggih yang biasanya ditemukan pada mobil modern.

Sebelum resmi meluncur, saya mendapat kesempatan menjajal singkat Omo-X versi standar.

Baca juga: Skuad Persija Resmi Pakai Bus Listrik, Ini Penampakan Busnya

Unit yang dicoba masih berstatus Prototype II, tetapi wujud dan spesifikasinya disebut sudah sangat dekat dengan versi produksi massal.

Omoway Omo-XKOMPAS.com/Adityo Wisnu Omoway Omo-X

Desain

Salah satu hal yang langsung mencuri perhatian ialah desainnya. Omo-X tampil berbeda dibandingkan motor listrik pada umumnya karena mengusung garis bodi tegas dan tajam.

Desainnya seolah menggabungkan konsep skuter modern dengan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Bagian depannya dibuat agresif dengan lampu LED horizontal memanjang yang memberi kesan seperti kendaraan dalam film fiksi ilmiah.

Baca juga: Isu Mobil 1.400 cc ke Atas Dilarang Isi Pertalite, Ini Kata Pertamina

Kesan futuristis semakin kuat berkat penggunaan bodi tertutup dengan desain aerodinamis. 

Omoway Omo-XFoto: KOMPAS.com/Adityo Wisnu Omoway Omo-X

Fitur

Fitur pada motor listrik ini memakai komponen yang lazim ditemukan pada mobil premium atau motor performa tinggi.

Masuk ke area kokpit, nuansa modern langsung terasa. Terdapat layar pintar HALO berukuran 10,25 inci yang mengintegrasikan navigasi, kontrol musik, hingga pengaturan Intelligent Kickstand.

Sistem audionya juga tergolong unik untuk ukuran sepeda motor karena menggunakan dual-channel Bluetooth speaker garapan PSG Audio.

Baca juga: KNKT Ungkap Fakta Baru Kecelakaan KRL vs Taksi Online

Fitur keselamatannya pun cukup lengkap. OMO-X sudah dibekali dual-channel ABS, Traction Control System (TCS), Hill Descent Control (HDC), hingga AutoHold sebagai fitur standar.

Omoway Omo-XFoto: KOMPAS.com/Adityo Wisnu Omoway Omo-X

Rasa Berkendara

Dimensi Omo-X tergolong bongsor dengan panjang 2.022 mm, lebar 858 mm, tinggi 1.211 mm, serta jarak sumbu roda 1.500 mm. Secara keseluruhan, ukuran motor ini mirip skuter matik gambot kelas 160 cc.

Meski terlihat besar, tinggi joknya hanya 760 mm dengan ground clearance 145 mm. Dengan tinggi badan 168 cm, posisi berkendara masih terasa nyaman dan tidak terlalu menjinjit.

Sebagai maxi scooter, posisi kaki juga bisa selonjoran ke depan. Namun, ada sedikit catatan karena bagian dalam dek tengah yang cukup lebar membuat area engkel kaki jadi menyentuh bodi tengah.

Baca juga: Fitur di Mobil Modern yang Bisa Bikin Konsumsi BBM Lebih Irit

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau