Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sung Kang Sambangi Indonesia, Momentum Industri Kreatif & Otomotif

Kompas.com, 13 Mei 2026, 19:40 WIB
Azwar Ferdian

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Kehadiran Sung Kang di Indonesia membawa suasana berbeda bagi dunia otomotif dan industri kreatif Tanah Air.

Aktor yang dikenal lewat perannya sebagai Han Lue dalam The Fast and the Furious: Tokyo Drift itu hadir di tengah komunitas otomotif Indonesia dalam rangkaian acara The Elite Showcase 2026 di ICE BSD City.

Antusiasme penggemar terlihat begitu besar. Bagi banyak pecinta otomotif, sosok Han bukan sekadar karakter film, tetapi juga bagian dari budaya car enthusiast yang sudah melekat sejak era film street racing berkembang di awal 2000-an.

Baca juga: Kata Sung Kang, Aktor Fast and Furious Soal Car Culture Indonesia

Di balik kunjungannya, ada pesan yang lebih luas tentang bagaimana budaya otomotif bisa berjalan beriringan dengan perkembangan industri kreatif Indonesia. Hal ini terlihat dari pertemuan Sung Kang dengan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar yang membahas potensi kolaborasi kreatif hingga pengembangan IP lokal agar lebih dikenal secara global.

Kolaborasi tersebut turut didukung oleh Maxdecal dan Tale X IP House Indonesia sebagai strategic partner. Momentum ini dinilai menjadi langkah penting untuk membawa industri kreatif dan budaya otomotif Indonesia tampil lebih besar di panggung internasional.

Sung Kang - aktor Fast and Furious : Tokyo Driftkompas.com/nanda Sung Kang - aktor Fast and Furious : Tokyo Drift

Menariknya, Sung Kang mengaku terkesan dengan sambutan hangat masyarakat Indonesia. Irene Umar bahkan menyebut kalimat pertama yang diucapkan Sung Kang kepadanya adalah rasa kagum terhadap keramahan orang Indonesia.

“Orang-orang Anda sangat baik, saya pasti akan kembali lagi ke sini,” ujar Sung Kang.

Momen tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana komunitas otomotif Indonesia kini semakin diperhitungkan, bukan hanya karena tren modifikasi atau kultur mobilnya, tetapi juga kreativitas para pelaku industrinya.

Dalam kunjungan ini, hadir pula fotografer otomotif dunia Larry Chen bersama sejumlah pelaku industri kreatif dan otomotif lainnya. Kehadiran mereka semakin memperkuat citra Indonesia sebagai salah satu pasar otomotif dengan kultur komunitas yang kuat di Asia.

Sung Kang sendiri saat ini tengah memperkenalkan proyek film independen terbarunya berjudul Drifter. Film tersebut mengangkat kisah dunia drifting dengan mobil ikonik Toyota AE86 bernama “Lola”, sekaligus menjadi bentuk kecintaannya terhadap kultur otomotif Jepang dan komunitas mobil klasik.

Kolaborasi lintas industri seperti ini diharapkan bisa membuka lebih banyak ruang kreatif bagi pelaku otomotif dan kreator lokal Indonesia untuk tampil di panggung internasional, dengan pendekatan yang lebih organik dan berbasis komunitas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau