Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perubahan Tren Beli Mobil Bekas: Konsumen Lebih Kritis Memilih Unit

Kompas.com, 15 April 2026, 10:13 WIB
Erwin Setiawan,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tren membeli mobil bekas kini tak lagi sekadar melihat kondisi fisik kendaraan. Konsumen, khususnya dari kalangan milenial dan Gen Z, datang dengan bekal riset yang matang sebelum menentukan pilihan.

Mereka telah melakukan riset seperti membandingkan harga, cek spesifikasi, telusuri rekam jejak penjual dan sebagainya Lebih dari 70 persen calon pembeli mobil bekas kini memulai perjalanannya secara online, baru kemudian datang ke lokasi untuk melihat fisik unit dan test drive.

Baca juga: Kenapa Mobil Bekas Orisinal Lebih Cepat Terjual? Ini Alasannya


Jany Candra, Presiden Direktur PT Autopedia Sukses Lestari Tbk mengatakan kepercayaan calon pembeli dibangun jauh sebelum transaksi terjadi.

"Konsumen sekarang datang ke showroom sudah lebih siap dan lebih kritis. Mereka sudah tahu harga pasaran dan yang paling penting, mereka sudah tahu pertanyaan apa yang harus diajukan," ucap Jany dalam keterangan resminya.

Caroline.id, platform jual beli mobil bekas yang dioperasikan PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC), perusahaan terbuka terafiliasi Triputra Group, membangun modelnya tepat di atas pergeseran perilaku tersebut.

Baca juga: Tips Menjaga Harga Jual Kembali Mobil Bekas Tetap Tinggi

Ilustrasi transaksi beli mobil bekasIST Ilustrasi transaksi beli mobil bekas

Konsumen dapat menelusuri lebih dari 600 unit mobil bekas secara daring, lalu mengunjungi salah satu dari 18 cabang di Jabodetabek, Karawang, dan Bandung untuk melihat langsung dan menyelesaikan transaksi.

Pembeda dari marketplace mobil bekas lain, Caroline.id memiliki sendiri setiap unit yang dijual. Setiap kendaraan telah melalui inspeksi 150 titik oleh inspektor terlatih, dipastikan bukan bekas banjir dan bukan bekas kecelakaan berat, serta siap pakai karena sudah melalui servis dan penggantian oli serta filter oli sebelum diserahterimakan.

Caroline.id juga melayani konsumen yang ingin menjual atau menukar kendaraannya. Proses jual dimulai dari inspeksi terjadwal, penawaran harga transparan berdasarkan kondisi aktual, hingga transfer dana langsung jika sepakat. 

Baca juga: Segini Harga Neta V II di Pasar Mobil Bekas, Rp 100 Jutaan

Tersedia juga layanan kredit melalui kerja sama dengan berbagai leasing, dengan proses yang didampingi penuh oleh tim sales.

Perusahaan hadir bukan hanya untuk satu transaksi, melainkan untuk menjadi mitra otomotif jangka panjang bagi konsumen Indonesia.

Kekhawatiran yang hampir selalu sama muncul di benak calon pembeli mobil bekas ialah, adanya risiko mobil bekas banjir, pernah tabrakan serius, odometer-nya diputar, dokumennya bermasalah atau bahkan masih ada tunggakan ETLE.

Baca juga: Segini Harga Neta V II di Pasar Mobil Bekas, Rp 100 Jutaan

Caroline.id menjawab kekhawatiran ini bukan dengan janji, melainkan dengan jaminan tertulis. Setiap unit yang dijual sudah dipastikan bukan bekas kecelakaan berat dan bukan bekas banjir. 

Jika dalam 5 hari setelah pembelian terbukti ada ketidaksesuaian kondisi, dana pembelian dikembalikan 100 persen.

Menariknya, untuk ketenangan konsumen jangka panjang, setiap kendaraan dilindungi Garansi 7G+ selama 1 tahun, mencakup tujuh sistem utama sekaligus: mesin, transmisi, AC, rem, kelistrikan, sistem penggerak, dan kemudi.

"Membeli mobil bekas dengan garansi 1 tahun bukan lagi sesuatu yang hanya bisa didapatkan dari diler mobil baru. Konsumen kini punya pilihan yang jauh lebih terlindungi di pasar kendaraan bekas," kata Jany.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau