Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Honda StepWGN e:HEV: Uji Irit MPV Hybrid di Tol Trans Jawa

Kompas.com, 18 Maret 2026, 08:02 WIB
Dio Dananjaya,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Saya berkesempatan menjajal langsung Honda StepWGN e:HEV menyusuri jalur mudik di Pulau Jawa, dalam perjalanan luar kota ‘Merapah Trans Jawa 2026’.

MPV boxy berkapasitas tujuh penumpang ini menjadi salah satu mobil yang menarik perhatian karena menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik dalam sistem hybrid.

Dari sisi spesifikasi, StepWGN e:HEV mengandalkan mesin 2.0L DOHC i-VTEC yang dipadukan dengan motor listrik.

Kombinasi sistem hybrid tersebut mampu menghasilkan tenaga 184 PS atau setara 182 Tk dengan torsi maksimum 315 Nm, yang disalurkan melalui transmisi E-CVT.

Baca juga: Mulai Hari Ini: Jadwal dan Lokasi One Way, Contraflow, Gage Mudik

Honda Step WGN e:HEV dalam ajang Merapah Trans Jawa 2026KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Honda Step WGN e:HEV dalam ajang Merapah Trans Jawa 2026

Secara dimensi, mobil ini juga tergolong besar untuk ukuran MPV keluarga.

Panjangnya mencapai 4.829 mm, lebar 1.752 mm, tinggi 1.840 mm, dengan wheelbase 2.888 mm serta ground clearance 151 mm.

Dengan ukuran sebesar itu, saya penasaran seperti apa konsumsi bahan bakarnya saat dipakai perjalanan jauh.

Baca juga: Perlukah Buka Kap Mesin Saat Istirahat Mudik? Ini Kata Bengkel Resmi

Honda Step WGN e:HEV dalam ajang Merapah Trans Jawa 2026KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Honda Step WGN e:HEV dalam ajang Merapah Trans Jawa 2026

Pengujian dilakukan dalam perjalanan dari Gerbang Tol Juanda di Surabaya, menuju Rest Area 456 B di Salatiga, melalui jalur tol dengan kondisi lalu lintas relatif ramai lancar.

Dari total perjalanan sekitar 300 Km, konsumsi bahan bakar yang tercatat pada multi information display (MID) menunjukkan angka rata-rata 16,5 Km per liter.

Angka ini cukup impresif untuk sebuah MPV boxy berkapasitas tujuh penumpang dengan bodi besar.

Baca juga: Daftar BEV Terlaris di Indonesia 2026: Atto 1, J5, Darion EV Teratas

Honda Step WGN e:HEV dalam ajang Merapah Trans Jawa 2026KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Honda Step WGN e:HEV dalam ajang Merapah Trans Jawa 2026

Menariknya, pada 100 Km pertama perjalanan dari Surabaya menuju Madiun, angka konsumsi bahan bakar sempat menyentuh 18,6 Km per liter.

Namun, setelah perjalanan berlanjut ke arah timur atau Jawa Tengah dengan kontur jalan yang mulai menanjak, angka tersebut perlahan menurun.

Kondisi ini terjadi karena mobil beberapa kali harus melakukan overtake, sehingga mesin bekerja lebih keras.

Baca juga: Vespa Primavera 2026: Mesin Lebih Besar, Keyless, Harga Stabil

Honda Step WGN e:HEV dalam ajang Merapah Trans Jawa 2026KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Honda Step WGN e:HEV dalam ajang Merapah Trans Jawa 2026

Perlu diingat, hasil konsumsi BBM sebuah mobil sangat dipengaruhi oleh banyak faktor.

Mulai dari kondisi lalu lintas, gaya berkendara, hingga kualitas bahan bakar yang digunakan.

Dalam pengujian ini, tim redaksi Kompas.com menggunakan Pertamax atau bensin dengan nilai oktan setara RON 92.

Dari pengalaman berkendara tersebut, saya melihat sistem hybrid pada StepWGN e:HEV mampu memberikan efisiensi bahan bakar yang cukup baik untuk ukuran MPV keluarga.

Apalagi jika mobil digunakan dalam kondisi lalu lintas lancar dan gaya berkendara yang lebih santai.

Sebagai informasi, program ini bisa bergulir berkat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Asosiasi Tol Indonesia, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Honda Prospect Motor, ASTRA Infra, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk, hingga Waskita Toll Road.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau