Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Update Pabrik BYD: Sudah Kantongi Tiga Sertifikat Penting

Kompas.com, 6 Februari 2026, 16:40 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Perkembangan pembangunan pabrik BYD di Indonesia terus menunjukkan kemajuan.

BYD juga memastikan proses menuju operasional berjalan sesuai rencana, seiring dengan pemenuhan berbagai aspek administratif dan teknis yang dibutuhkan untuk memulai produksi kendaraan secara lokal.

Berada di tengah antusiasme pasar kendaraan listrik nasional, kesiapan fasilitas manufaktur menjadi salah satu kunci penting.

BYD menegaskan bahwa tahapan yang dilalui saat ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari proses krusial sebelum masuk ke fase produksi massal yang berkelanjutan.

Baca juga: Kata BYD Soal Peluang Yangwang Masuk Indonesia

Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, mengatakan, perkembangan pabrik BYD sementara cukup berjalan baik. BYD sudah mendapatkan tiga sertifikasi penting untuk beroperasi.

Pabrik BYD di Zhengzhou, ChinaDok. BYD Pabrik BYD di Zhengzhou, China

"Sertifikat standar, kemudian WMI itu untuk menanda pengenal dari NIK kendaraan dan ada sertifikasi IKD," ujar Luther, kepada wartawan, saat ditemui di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Kamis (5/2/2026).

"Artinya, fasilitas ini sudah sangat siap untuk memproduksi kendaraan nasional. Namun, dalam proses penyelesaian manufaktur itu ada proses lainnya menuju mass production," kata Luther.

Baca juga: Tunggu Momentum, BYD Siap Luncurkan Model Baru

Luther menambahkan, saat ini pabrik BYD masih di fase tersebut. Dia berharap dalam waktu dekat bisa menginformasikan pabrik sudah beroperasi dengan baik.

Pabrik BYD di Zhengzhou, Chinadok.BYD Pabrik BYD di Zhengzhou, China

"Pada saat ini kita belum bisa menentukan (target produksi). Namun, secara idealnya kami pasti akan memfokuskan produk-produk yang secara volume itu mampu menyerap volume yang cukup tinggi," ujar Luther.

"Kedua, memang secara pengaturan produksi itu juga ada pengaturan tertentu. Nah, nanti bagian dari manufaktur yang mungkin akan lebih bisa memberi jelaskan secara komprehensif, secara strategi produksinya," kata Luther.

Dengan tahapan tersebut, BYD menegaskan komitmennya untuk membangun basis produksi yang matang sebelum masuk ke fase produksi massal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau