Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Haka Motors Mau Buat Mobil Listrik Murah di Bawah Rp 100 Juta

Kompas.com, 23 Juli 2022, 08:02 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pameran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 menghadirkan banyak produsen mobil listrik. Salah satunya yang menjadi peserta pameran adalah Haka Motors, singkatan dari Haji Kalla.

Perusahaan ini sudah lama bergerak di dunia otomotif. Tapi, untuk mobil listrik ini sebenarnya baru di awal 2021. Meski demikian, Haka Motors sudah memiliki tiga purwarupa mobil listrik, yakni Smuth EV, Erolis, dan Trolis.

Presiden Direktur Haka Motors Halim Kalla mengatakan, pihaknya ingin sebagai anak bangsa mampu menunjukkan kemampuan untuk membuat kendaraan listrik yang sekarang ini sangat dibutuhkan.

Baca juga: DFSK Perkenalkan Mobil Listrik Mungil di Pameran PEVS 2022

"Apa yang saya buat ini adalah suatu cita-cita lama untuk bisa melahirkan suatu produk Indonesia. Walaupun memang sebetulnya belum pada taraf produksi massal, tapi paling tidak kita lahirkan suatu konsep, prototype, bahwa ini sesuatu yang dibutuhkan masyarakat, dan ini sesuatu yang bisa kita buat," ujar Halim, kepada wartawan, Jumat (22/7/2022).

Haka Motors hadir di Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022Kompas.com/Donny Haka Motors hadir di Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022

Halim menambahkan, produk ini adalah sesuatu yang bisa dia buat, bisa dijual, dan dia berharap masyarakat Indonesia bisa membelinya. Sebab, mobil listrik tersebut akan dijualnya dengan harga yang terjangkau.

"Semua komponennya juga hampir kita buat sendiri. Selain itu, desain, rancangan, engineering, semuanya oleh anak-anak bangsa kita semua. Tapi, memang kita harus berlatih banyak dari luar," kata Hali.

"Semuanya kita buat di dalam negeri, kecuali baterai dan motor penggeraknya. Tapi, saat ini cuma itu saja, yang lainnya kita buat sendiri," ujarnya.

Baca juga: Mobil Listrik Wuling Air ev Bisa Dibeli di PEVS 2022

Pabriknya sendiri rencananya akan dibangun di Sentul, Jawa Barat. Saat ini, masih dalam tahap pembangunan. Sedangkan untuk pembuatan prototype, sementara ini dilakukan di daerah Kreo, Tangerang.

Haka Motors hadir di Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022Kompas.com/Donny Haka Motors hadir di Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022

Alasan Haka Motors hanya menampilkan prototype di PEVS 2022 karena ingin mengumpulkan masukan dan tanggapan dari konsumen terlebih dahulu.

Menurut Halim, penyajian mobil konsep pada pameran adalah hal yang lazim. Banyak pabrikan yang menampilkan mobil konsep, lalu versi produksinya baru keluar beberapa tahun kemudian.

"Saya punya target, 2024 kita mulai produksi mobil ini," kata Halim.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau