Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PSG VS Arsenal: Martin Odegaard Terkesan dengan Aksi Berkelas Marquinhos

Kompas.com, 31 Mei 2026, 06:49 WIB
Yudha Riefwan Najib

Penulis

KOMPAS.com - Kapten Arsenal, Martin Odegaard, mengaku terkesan dengan sikap berkelas yang ditunjukkan oleh kapten Paris Saint-Germain (PSG), Marquinhos di final Liga Champions (UEFA Champions League) 2025-2026.

Partai puncak Liga Champions 2025-2026 antara PSG vs Arsenal berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Hongaria.

Laga PSG vs Arsenal ini harus berakhir dengan kedudukan imbang 1-1 hingga waktu perpanjangan selama 120 menit selesai.

Pada akhirnya, kubu Les Parisiens sukses mengunci kemenangan dramatis dengan skor 4-3 melalui babak adu penalti.

Tim asuhan Mikel Arteta sejatinya berada di atas angin ketika mampu membuka keunggulan lebih dulu lewat sontekan Kai Havertz saat laga baru berjalan lima menit.

Baca juga: Skor PSG Vs Arsenal 1-1 (a.p. 4-3), Joao Neves Sindir Taktik The Gunners

Sayangnya, keunggulan The Gunners tak bertahan hingga peluit panjang berbunyi setelah winger asal Perancis, Ousmane Dembele, sukses menyamakan skor lewat titik putih pada menit ke-64.

Karena skor imbang tak berubah di masa perpanjangan waktu, penentuan kampiun Eropa harus dilanjutkan ke babak adu penalti.

Empat penendang Paris Saint-Germain sukses menjalankan tugasnya dengan ketenangan penuh.

Sebaliknya, dua eksekutor Arsenal, yakni Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes, gagal menyarangkan bola.

Laju Eze yang tampak terbata-bata berujung pada sepakan yang melenceng, sementara tendangan Gabriel melambung tinggi, mengukuhkan trofi jatuh ke pelukan wakil Perancis tersebut.

Sikap Berkelas Marquinhos di Tengah Perayaan

Kegagalan penalti dari Gabriel Magalhaes menjadi penutup yang menyakitkan bagi penantian panjang tim asal London Utara itu untuk meraih kejayaan di level Eropa.

Baca juga: Hasil PSG Vs Arsenal 1-1 (a.p. 4-3), Steven Gerrard Kritik Eberechi Eze

Namun, di tengah kesedihan tersebut, sebuah momen sportivitas luar biasa terekam kamera.

Para pemain Paris Saint-Germain merayakan kemenangan usai babak adu penalti pada laga final Liga Champions antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal FC di Puskas Arena di Budapest pada 30 Mei 2026.AFP/INA FASSBENDER Para pemain Paris Saint-Germain merayakan kemenangan usai babak adu penalti pada laga final Liga Champions antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal FC di Puskas Arena di Budapest pada 30 Mei 2026.

Marquinhos, bukannya langsung ikut larut dalam selebrasi liar bersama rekan-rekan setimnya, justru memilih menghampiri dan menghibur Gabriel yang tampak sangat terpukul.

Gestur empati dari bek veteran yang juga rekan senegara Gabriel di timnas Brasil itu tidak luput dari perhatian Martin Odegaard.

Gelandang asal Norwegia tersebut memuji sikap sang kapten lawan yang dinilainya sangat luar biasa di momen yang sarat emosi.

Halaman:


Terkini Lainnya
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Timnas Indonesia
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
Timnas Indonesia
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
Timnas Indonesia
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Timnas Indonesia
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Liga Indonesia
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Internasional
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas Indonesia
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Badminton
John Herdman Sambut Mees Hilgers: Indonesia adalah Rumahnya
John Herdman Sambut Mees Hilgers: Indonesia adalah Rumahnya
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau