Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PSG Vs Arsenal: Demi Trofi Liga Champions Perdana, Arteta Siapkan 3 Kunci

Kompas.com, 30 Mei 2026, 14:05 WIB
Thomas Wardana

Penulis

KOMPAS.com - Jelang laga Paris Saint-Germain vs Arsenal di final Liga Champions 2025-2026, Mikel Arteta buka suara tentang peluang meraih trofi pertama dalam sejarah klub.

Pertandingan Paris Saint-Germain vs Arsenal akan digelar di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5/2026) pukul 23.00 WIB.

Keberhasilan Meriam London meraih gelar juara Premier League musim ini membuat kepercayaan diri tim meningkat.

Baca juga: Alasan Final Liga Champions PSG Vs Arsenal Digelar Lebih Awal

Mikel Arteta menegaskan jika persiapan Arsenal sangat baik dan target meraih trofi menjadi yang utama di laga nanti.

"Persiapannya sangat, sangat bagus, sangat fokus, sangat positif...besok di lapangan itu kami harus mendapatkan hak untuk memenangkan trofi," kata Arteta dalam sesi konferensi pers dikutip dari situs resmi klub.

Tiga Kunci dari Arteta

Mikel Arteta menjelaskan jika tim asuhannya sangat yakin bisa meraih hasil maksimal kontra PSG. 

Setelah gagal pada 2006 lalu, Arsenal kini membidik gelar juara pertamanya di Liga Champions malam nanti.

"Saya pikir ini adalah kesempatan untuk menguasai momen ini karena ini adalah kali kedua dalam sejarah kami berada di sini." 

Baca juga: Siaran Langsung PSG Vs Arsenal di Final Liga Champions 2025-2026

Para pemain Arsenal merayakan dengan para pendukung di akhir pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Crystal Palace vs Arsenal di Selhurst Park di London selatan pada 24 Mei 2026. (Foto oleh Adrian Dennis / AFP)AFP/ADRIAN DENNIS Para pemain Arsenal merayakan dengan para pendukung di akhir pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Crystal Palace vs Arsenal di Selhurst Park di London selatan pada 24 Mei 2026. (Foto oleh Adrian Dennis / AFP)

"Kami memiliki kesempatan besok untuk menulis babak baru dalam sejarah klub sepak bola ini," kata Arteta.

Namun, bukan perkara mudah bagi tim asuhannya bisa merealisasikan hal tersebut. Setidaknya, ada tiga kunci yang ia tekankan kepada para pemain saat beraksi di lapangan.

"Untuk melakukan itu, kami harus bermain besok dengan penuh kejelasan, keberanian, dan keinginan yang tak kenal lelah untuk menang. Kami memiliki ketiga aspek tersebut dan saya yakin kami akan hampir menang," tuturnya.

Baca juga: Ousmane Dembele: Arsenal Pantas Jadi Lawan PSG di Final Liga Champions

Arsenal Masih Haus Gelar

Mikel Arteta tak merasa Arsenal dalam tekanan untuk bisa meraih gelar perdananya. Sebaliknya, Meriam London sangat termotivasi untuk meraih trofi keduanya musim ini.

"Tidak ada (tekanan), ambisinya lebih besar. Kami telah memenangkan satu gelar dan kami menginginkan yang kedua." 

"Itulah yang selalu kami bicarakan. Itu harus menjadi landasan untuk mencapai tujuan yang lebih besar dan untuk mengincar lebih banyak lagi," kata pelatih asal Spanyol itu.

Baca juga: PSG Vs Arsenal: Tim Luis Enrique Bisa Terbakar Kata-kata Arteta

Pada musim lalu, Arsenal gagal mencapai puncak usai disingkirkan PSG di babak semifinal. Namun, situasinya kini berbeda dan momentum kini ada di kedua tim.

Bagi Arteta, kepercayaan diri harus terus dijaga jika ingin merebut trofi yang sangat ingin mereka raih tersebut. 

"Tim ini mampu karena kami telah menunjukkannya dalam dua atau tiga musim terakhir di kompetisi ini, dan saya ingin para pemain sangat percaya diri bahwa kami akan mewujudkannya," jelasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Timnas Indonesia
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
Timnas Indonesia
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
Timnas Indonesia
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Timnas Indonesia
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Liga Indonesia
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Internasional
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas Indonesia
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau