KOMPAS.com - Jurnalis kenamaan Italia, Gianluca Di Marzio mengklaim bahwa kesepakatan Massimiliano Allegri dengan Napoli sudah terjadi sebelum laga pekan ke-38 Liga Italia, AC Milan vs Cagliari.
Massimiliano Allegri bersiap menjadi juru taktik anyar Napoli, tak lama setelah dipecat oleh AC Milan.
Dalam laga pekan ke-38 Liga Italia, AC Milan asuhan Allegri dibuat tak berdaya oleh Cagliari dengan skor 1-2 di Stadion Giuseppe Meazza pada hari Minggu (24/5/2026) atau Senin (25/5/2026).
Kekalahan tersebut berakibat fatal, lantaran AC Milan kemudian gagal lolos ke Liga Champions musim 2026-2027 usai digeser oleh AS Roma dan Como.
Pemecatan Allegri pun tak terelakkan, mengingat manajemen AC Milan punya target untuk kembali mentas di kompetisi kasta teratas Eropa itu.
Baca juga: Kata Pochettino soal Rumor Tangani AC Milan Selepas Piala Dunia 2026
Namun, Gianluca Di Marzio, jurnalis kenamaan Italia kemudian membuka latar belakang kepindahan eks pelatih Juventus itu menuju Napoli.
Kabarnya, proses Allegri menjadi pelatih Napoli kini hanya menunggu pengumuman resmi.
Dilansir dari MilanNews, Di Marzio berujar bahwa Allegri dan Napoli ternyata sudah berkomunikasi beberapa saat sebelum laga penutup Liga Italia musim 2025-2026 digelar.
Bahkan, Di Marzio mengungkap bahwa pembicaraan antara keduanya sudah dimulai sejak musim 2024-2025, jelang Napoli mendapat gelar Liga Italia di bawah Antonio Conte.
“Allegri dan Napoli telah mencapai kesepakatan awal pekan lalu, sebelum pertandingan terakhir musim ini," ujar Di Marzio.
"Sebenarnya, perasaan itu sudah ada sejak lama, bahkan sejak musim lalu, pada bulan Maret-April, ketika Conte mengirimkan sinyal ke Napoli, ada kemungkinan dia tidak akan bertahan meskipun memenangkan scudetto di akhir musim."
Baca juga: Massimiliano Allegri Siap Tangani Napoli Usai Ditendang AC Milan
“Saat itulah Napoli bergerak, saat itulah Napoli menghubungi Allegri, mengamankannya. Kemudian, ungkapan kasih sayang, cinta, kepada Conte, serta perayaan akhir untuk scudetto, mengubah rencana."
"Conte memutuskan untuk tetap tinggal, Allegri menerima panggilan dari Milan, dan semuanya berakhir bahkan sebelum secara resmi dan pasti disepakati," imbuh Di Marzio.
Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri.Namun, kekalahan AC Milan dari Cagliari di pekan terakhir Liga Italia kemudian membuat Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, sempat ragu untuk menunjuk Allegri.
De Laurentiis kemudian memantau beberapa nama calon pelatih baru, seperti Daniele De Rossi (Genoa) dan Vincenzo Italiano yang moncer bersama Bologna.
“Kekalahan melawan Cagliari sedikit meredam antusiasme De Laurentiis. Ini juga merupakan kekalahan berat bagi Massimiliano Allegri sendiri," ujar Di Marzio.
Baca juga: AC Milan Gagal Lolos UCL, Luka Modric Pertimbangkan Pensiun Setelah Piala Dunia
"Kedua pihak sedang mengambil jeda, momen refleksi. De Laurentiis ingin menjajaki pasar pelatih, termasuk pelatih muda, untuk melihat apakah siklus yang berbeda dapat dimulai."
“Dia sedang memikirkan De Rossi, mengevaluasi Italiano secara serius, dan menjadwalkan pertemuan dengan agennya."
"Pertemuan yang positif, kecuali bahwa De Laurentiis ingin menyelesaikan kesepakatan saat itu juga," imbuhnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang