KOMPAS - Legenda Liverpool, John Barnes mengungkap bahwa mantan klubnya mesti mempertahankan Arne Slot, berkaca dari perjalanan Manchester United.
Arne Slot sempat dianggap sebagai legenda baru klub usai memenangi trofi Liga Inggris pertamanya bersama Liverpool di musim 2024-2025.
Slot datang ke Liverpool, berbekal satu trofi Liga Belanda (2022-2023) dan Piala Belanda (2023-2024) bersama Feyenoord.
Meskipun berhasil memenangkan trofi Liga Inggris di musim pertama, performa Liverpool arahan Arne Slot kemudian anjlok di musim kedua.
The Reds sang juara bertahan finis di posisi kelima klasemen akhir Liga Inggris, sedangkan gelar juara diraih oleh Arsenal.
Baca juga: Liverpool Kembali Terancam Kehilangan Bek Inti Secara Gratis
Selain itu, prestasi Liverpool di Liga Champions pun cukup buruk usai terhenti di babak perempat final usai dikalahkan PSG.
Banyak pihak kemudian meminta manajemen Liverpool memecat Arne Slot dan sempat muncul dua kandidat, yaitu Xabi Alonso dan Andoni Iraola.
Xabi Alonso yang merupakan anggota skuad Liverpool kala memenangi gelar Liga Champions 2004-2025 kemudian menangani Chelsea, sedangkan Iraola hampir bergabung ke AC Milan, tetapi tak menemui kesepakatan.
Dilansir dari Daily Mail, John Barnes menyebut bahwa memecat Arne Slot bukanlah sebuah keputusan bijak, karena saat ini tak banyak pelatih yang tersedia di pasar.
"Ketika orang-orang membicarakan tentang menyingkirkan Arne Slot, beri tahu saya siapa yang seharusnya datang dan siapa yang akan melakukan pekerjaan yang lebih baik," ujar Barnes.
Baca juga: Usai Robertson dan Salah, Liverpool Bisa Ditinggal Satu Bintang Lagi
"Xabi Alonso mungkin tidak berhasil. Luis Enrique? Dia tidak akan datang ke Liverpool."
"Membawa kembali Jurgen Klopp? Dia tidak akan kembali, jadi ketika para penggemar membicarakan tentang mendatangkan siapa pun, mereka akan mengikuti jalan yang telah ditempuh Manchester United," imbuh Barnes.
Pelatih Liverpool, Arne Slot, menghadiri konferensi pers di stadion Anfield di Liverpool, barat laut Inggris pada 17 Maret 2026, menjelang pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA melawan Galatasaray.Manchester United banyak berganti pelatih selepas pelatih legendaris, Sir Alex Ferguson pensiun.
Bahkan, Setan Merah pun sempat mempekerjakan pelatih kelas dunia, seperti Louis van Gaal dan Jose Mourinho.
Namun, selepas pensiunnya Alex Ferguson, Manchester United justru sama sekali belum mendapatkan gelar juara Liga Inggris.
Baca juga: Kata-kata Mo Salah Usai Berpisah dengan Liverpool: Akui Sering Menangis
"Kami tidak bisa terus hidup di masa lalu dan berganti-ganti manajer karena apa yang terjadi setelah Kenny Dalglish meninggalkan Liverpool?" tanya Barnes.
"Cara Liverpool berubah dan setiap pelatih yang datang setelah Kenny diberi tahu bahwa cara Liverpool bukanlah seperti ini, lalu Jurgen datang dan semua orang menginginkan caranya."
"Jadi jika kita menginginkan manajer yang akan tunduk pada cara Juergen dan apa yang dia lakukan, maka tidak akan ada manajer yang datang. Saya tidak ingin Liverpool mengikuti jalan Manchester United."
"Luis Enrique? Saya rasa dia tidak akan datang. Pep Guardiola? Dia tidak akan datang, jadi seluruh gagasan untuk menyingkirkan Arne Slot tidak masuk akal bagi saya," imbuh Barnes.