KOMPAS.com - Persebaya Surabaya menutup Super League 2025-2026 dengan penuh rasa optimisme setelah Bajul Ijo berhasil finis di posisi ke-4 klasemen akhir dengan perolehan 58 poin.
Persebaya mencatatkan 16 kemenangan, 10 kali imbang dan 8 kekalahan sepanjang musim.
Catatan tersebut menjadi peningkatan dibanding musim sebelumnya ketika Persebaya hanya meraih 56 poin.
Apalagi, Ernando Ari dkk berhasil menang telak 5-0 atas Persik Kediri pada laga pamungkas pekan ke-34 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (23/5/2026).
Hasil tersebut menjadi penutup manis perjalanan musim ini.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menilai pencapaian tersebut sebagai perkembangan positif bagi tim setelah melalui kompetisi panjang yang tidak mudah.
Baca juga: Tak Hanya Bruno Paraiba, Bek Brasil Ini Juga Akan Tinggalkan Persebaya
Keberhasilan finis di papan atas juga menjadi modal penting bagi Persebaya untuk menatap musim depan yang dipastikan lebih menantang.
Usai menjalani laga terakhir musim ini, perhatian sempat tertuju pada kaos bertuliskan “Bismillah 2027” yang dikenakan jajaran ofisial Persebaya.
Tulisan tersebut memunculkan spekulasi tentang ambisi besar klub menyambut usia 100 tahun Persebaya pada 2027.
Namun, pelatih asal Portugal itu memilih tidak membahas terlalu jauh soal pesan tersebut. Ia memastikan proses evaluasi tim segera dilakukan sebelum memasuki musim baru. Termasuk soal komposisi pemain yang akan dipertahankan maupun dilepas.
“Strategi kami saat ini adalah mengandalkan pemain yang ada. Kami sedang mencoba mendatangkan Neymar dari Brasil, Messi dari Argentina, dan Cristiano Ronaldo dari Portugal," ujar Bernardo Tavares sambil bercanda.
Baca juga: Akhir Musim Manis Persebaya: Pesta 5 Gol, 6 Clean Sheet Beruntun
Untuk itu ia menegaskan seluruh keputusan transfer pemain masih menunggu hasil evaluasi menyeluruh terhadap performa tim sepanjang musim.
"Saya belum bisa bicara siapa yang pergi atau datang, kami perlu menganalisis semua pertandingan terlebih dahulu,” imbuhnya.
Ssalah satu kekuatan utama Persebaya pada akhir musim adalah pertahanan yang tampil sangat solid.
Tim sukses mencatat enam pertandingan beruntun tanpa kebobolan.