Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

AC Milan Pecat Allegri, Paruh Kedua Musim Titik Kehancuran Rossoneri

Kompas.com, 26 Mei 2026, 08:54 WIB
Firzie A. Idris

Penulis

KOMPAS.com - AC Milan resmi memecat Massimiliano Allegri setelah kegagalan klub mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.

Keputusan tersebut datang setelah AC Milan mengalami penurunan performa drastis pada paruh kedua musim Serie A 2025-2026 dan akhirnya finis di posisi kelima klasemen.

Rossoneri sebenarnya memulai musim dengan cukup menjanjikan. Hingga pekan ke-19, Milan menutup paruh pertama kompetisi di posisi kedua dengan koleksi 42 poin.

Namun, situasi berubah total setelah pergantian tahun. Dalam 19 pertandingan berikutnya, Allegri dan timnya hanya mampu mengumpulkan 28 poin.

Baca juga: Gagal ke Liga Champions, AC Milan Pecat Massimiliano Allegri dan 3 Petinggi Klub

Catatan tersebut membuat Milan musim ini tercatat sebagai tim Rossoneri terburuk ketiga dalam sejarah Serie A sejak kompetisi menggunakan format 20 tim.

Hanya Milan asuhan Vincenzo Montella pada musim 2016-2017 dengan 24 poin dan tim Filippo Inzaghi musim 2014-2015 dengan 26 poin yang memiliki performa lebih buruk pada paruh kedua musim.

Sementara itu, Milan musim 2015-2016 di bawah Sinisa Mihajlovic dan Cristian Brocchi mencatat jumlah poin yang sama dengan musim ini.

Kekalahan dari Cagliari Jadi Pukulan Terakhir

Kekalahan kandang dari Cagliari pada pekan terakhir kompetisi menjadi titik akhir perjalanan Allegri bersama Milan.

Bermain di San Siro pada Minggu (24/5/2026), Milan takluk 1-2 meski sempat unggul lebih dulu lewat gol Alexis Saelemaekers.

Cagliari kemudian membalikkan keadaan melalui gol Gennaro Borelli dan Juan Rodriguez.

Baca juga: AC Milan Gagal Lolos ke Liga Champions, Allegri: Kami Pantas di Posisi Ini

Pelatih kepala AC Milan, Massimiliano Allegri, bereaksi sebelum laga Serie A antara Napoli dan AC Milan di Naples, Italia, 6 April 2026.XinHua/Alberto Lingria Pelatih kepala AC Milan, Massimiliano Allegri, bereaksi sebelum laga Serie A antara Napoli dan AC Milan di Naples, Italia, 6 April 2026.

Hasil tersebut menjadi semakin menyakitkan setelah AS Roma dan Como 1907 sama-sama meraih kemenangan pada pekan penutup musim.

Situasi itu membuat Milan gagal finis di empat besar dan harus rela tersingkir dari zona Liga Champions.

Baca juga: Allegri Buka Suara soal Nasibnya di AC Milan Usai Gagal Lolos Liga Champions

Restrukturisasi Besar di Internal Klub

Pemecatan Allegri turut diikuti perubahan besar di jajaran manajemen klub.

CEO Giorgio Furlani, Direktur Olahraga Igli Tare, serta Kepala Pencari Bakat Geoffrey Moncada juga dipastikan meninggalkan klub secara bersamaan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh setelah Milan gagal memenuhi target utama musim ini.

Rossoneri mengakhiri musim dengan tekanan besar setelah sempat berada di jalur persaingan papan atas pada paruh pertama kompetisi, sebelum mengalami penurunan konsistensi dalam beberapa bulan terakhir.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Timnas Indonesia
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
Timnas Indonesia
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
Timnas Indonesia
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Timnas Indonesia
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Liga Indonesia
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Internasional
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas Indonesia
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau