Penulis
KOMPAS.com - Kepahitan mewarnai akhir musim bagi klub Liga Italia (Serie A), AC Milan setelah gagal memenuhi target utama mereka.
Kegagalan mengamankan tiket menuju kompetisi bergengsi Liga Championt musim depan memaksa manajemen mengambil keputusan radikal dengan memecat pelatih kepala Massimiliano Allegri.
Perjalanan skuad asuhannya di pentas Liga Italia musim ini ditutup dengan torehan yang tidak sesuai dengan ekspektasi tinggi pemilik klub.
Langkah perombakan ini rupanya tidak hanya menyasar kursi kepelatihan.
AC Milan juga melakukan revolusi di jajaran manajemen dengan memberhentikan tiga sosok sentral yang selama ini memegang kendali atas urusan operasional dan olahraga di San Siro.
Baca juga: Allegri Buka Suara soal Nasibnya di AC Milan Usai Gagal Lolos Liga Champions
Pakar transfer terkemuka dari Italia, Fabrizio Romano, turut membagikan kabar pemecatan ini pada Senin (25/5/2026) malam WIB.
Selain sang pelatih, tiga petinggi yang harus angkat koper secara bersamaan adalah CEO Giorgio Furlani, Direktur Olahraga Igli Tare, serta Kepala Pencari Bakat Geoffrey Moncada.
"AC Milan telah memecat Massimiliano Allegri. Sang pelatih akan meninggalkan klub dengan segera," demikian bunyi pernyataan Fabrizio Romano dikutip dari akun media sosial X miliknya.
?????????? BREAKING: AC Milan have SACKED Massimiliano Allegri.
The coach leaves with immediate effect. pic.twitter.com/OMe2YDnQpr
— Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) May 25, 2026
"AC Milan telah memecat semua tokoh kunci di klub setelah gagal lolos ke Liga Champions, termasuk CEO Giorgio Furlani, Direktur Igli Tare, dan kepala pencari bakat Geoffrey Moncada."
?????????? AC Milan have sacked all key figures at the club after missing UCL qualification.
? Massimiliano Allegri
— Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) May 25, 2026
? CEO Giorgio Furlani
? Director Igli Tare
? Head of Scouting Geoffrey Moncada pic.twitter.com/OPYrzn7sj4
Igli Tare kala menerima penghargaan sebagai Direktur Olahraga terbaik dalam ajang Globe Soccer Awards 29 Desember 2019. (Photo by Giuseppe CACACE / AFP)Manajemen klub lantas memberikan pernyataan terbuka di situs resmi mereka untuk menjelaskan alasan di balik keputusan "bersih-bersih" berskala besar ini.
"Setelah kekecewaan musim lalu, mandat pemilik klub sangat jelas: kembali ke Liga Champions dan membangun fondasi untuk meraih kesuksesan serta posisi yang konsisten di papan atas Serie A," demikian pernyataan resmi yang dikutip dari situs resmi klub.
Baca juga: AC Milan Gagal ke Liga Champions: Allegri Kecewa, Ibrahimovic Dikawal ke Parkiran
"Pada sebagian besar musim ini, kami tetap berada di posisi dua besar liga, dengan peluang nyata untuk bersaing memperebutkan scudetto."
"Namun, pencapaian akhir musim ini jauh di bawah level yang telah kami tunjukkan hingga saat itu, dan kekalahan mengecewakan tadi malam (vs Cagliari) mengubah musim ini menjadi kegagalan yang tak terbantahkan."
"Saatnya untuk perubahan dan reorganisasi mendalam dalam departemen olahraga Klub. Mulai saat ini, masa jabatan CEO AC Milan Giorgio Furlani, Direktur Olahraga Igli Tare, Pelatih Kepala Massimiliano Allegri, dan Direktur Teknis Geoffrey Moncada berakhir."