Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Meksiko Bermimpi Ulangi Sejarah di Piala Dunia, Korea Selatan Jadi Ancaman

Kompas.com, 25 Mei 2026, 15:42 WIB
Albertus Adit

Penulis

Sumber AFP

KOMPAS.com - Meksiko datang ke Piala Dunia dengan modal sejarah yang kuat sebagai salah satu tuan rumah bersama turnamen tersebut.

El Tri pernah mencapai perempat final dalam dua edisi Piala Dunia ketika tampil di kandang sendiri, yakni pada 1970 dan 1986.

Catatan itu membuat Meksiko punya alasan untuk percaya diri saat memulai perjalanan dari Grup A.

Baca juga: Prediksi Luis de la Fuente, 3 Negara Jadi Favorit Juara di Piala Dunia 2026

Meksiko akan membuka turnamen melawan Afrika Selatan di Estadio Azteca pada 11 Juni. Setelah itu, Meksiko dijadwalkan menghadapi Korea Selatan dan Republik Ceko pada fase grup.

Pengalaman panjang di Piala Dunia juga menjadi bekal penting bagi Meksiko.

El Tri pernah tampil konsisten dengan selalu mencapai babak 16 besar dalam tujuh edisi Piala Dunia pada periode 1994 hingga 2018.

Namun, tren positif tersebut terhenti pada Piala Dunia 2022 setelah Meksiko tersingkir di fase grup melalui penampilan yang mengecewakan.

Hasil terbaru Meksiko menunjukkan tanda kebangkitan setelah Javier Aguirre kembali menangani tim pada 2024. Pelatih veteran itu sebelumnya pernah memimpin Meksiko di Piala Dunia 2002 dan 2010.

Pada periode ketiganya bersama El Tri, Aguirre membawa Meksiko meraih gelar Liga Bangsa-Bangsa CONCACAF dan Piala Emas CONCACAF tahun lalu.

Meksiko juga memiliki kekuatan menarik di lini serang dan tengah.

Raul Jimenez masih menjadi tumpuan berkat pengalaman dan ketajamannya sebagai penyerang veteran.

Sementara itu, gelandang berusia 17 tahun Gilberto Mora berpeluang mencuri perhatian sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di turnamen tersebut.

Baca juga: Piala Dunia 2026: Iran Pindah Markas Latihan dari AS ke Meksiko, Ini Alasannya

Korea Selatan jadi tantangan terbesar Meksiko

Korea Selatan diperkirakan menjadi lawan terberat Meksiko di Grup A. Tim asal Asia itu datang dengan catatan impresif setelah melalui 16 pertandingan kualifikasi tanpa kekalahan.

Korea Selatan juga memiliki pengalaman panjang di Piala Dunia karena selalu tampil sejak lolos ke putaran final 1986 di Meksiko.

Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Korea Selatan berhasil mencapai babak 16 besar.

Halaman:


Terkini Lainnya
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Timnas Indonesia
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
Timnas Indonesia
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
Timnas Indonesia
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Timnas Indonesia
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Liga Indonesia
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Internasional
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas Indonesia
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau