Penulis
KOMPAS.com - Persebaya Surabaya resmi berpisah dengan striker asing asal Brasil, Bruno Paraiba, setelah berakhirnya Super League 2025-2026.
Kabar tersebut diumumkan langsung oleh Bruno Paraiba melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu (24/5/2026).
Penyerang berusia 30 tahun itu mengucapkan salam perpisahan kepada seluruh elemen klub.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua suporter dan semua yang menjadi bagian dari Persebaya,” tulis Paraiba.
Ia menjelaskan bahwa keputusan berpisah diambil setelah berdiskusi dengan pelatih dan manajemen klub.
“Setelah berbicara dengan pelatih dan manajemen, diputuskan bahwa klub tidak melanjutkan kerja sama dengan saya,” lanjutnya.
Bruno Paraiba juga menceritakan masa sulit saat mengalami cedera pada Januari lalu. Cedera tersebut membuatnya harus menepi hampir dua bulan.
"Sayangnya, saya mengalami cedera pada bulan Januari yang membuat saya harus absen dari lapangan selama hampir 2 bulan."
Baca juga: Akhir Musim Manis Persebaya: Pesta 5 Gol, 6 Clean Sheet Beruntun
"Namun, dalam masa sulit itu saya tetap bekerja keras dan menunjukkan dedikasi saya kepada klub setiap hari," jelas Paraiba.
"Dalam sepak bola, tidak semua keputusan ada di tangan kita. Setelah berbicara dengan pelatih dan manajemen, diputuskan bahwa klub tidak melanjutkan kerja sama dengan saya, terutama karena situasi cedera yang saya alami."
"Meski begitu, saya tetap bersyukur atas semua pengalaman yang saya dapatkan di sini dan saya mendoakan yang terbaik untuk semua orang yang menjadi bagian dari klub ini. Terima kasih Persebaya Waaanii," tandasnya.
Meski sempat absen cukup lama akibat cedera, Bruno Paraiba tetap memberi kontribusi penting untuk lini depan Persebaya pada putaran kedua musim ini.
Eks pemain Gimpo FC itu mencetak lima gol dan dua assist dari 11 pertandingan bersama Bajol Ijo.
Menariknya, seluruh kontribusi tersebut tercipta saat dirinya masuk sebagai pemain pengganti.
Setelah pulih dari cedera, Bruno memang jarang tampil penuh selama 90 menit.